Genjot Minat Masyarakat, Pemerintah Berikan Subsidi Pembelian KBLBB

- Selasa, 21 Maret 2023 | 15:55 WIB
Sepeda listrik buatan salah seorang perantau asal Klaten, R Agung Nugraha  (Dok. jatengprov)
Sepeda listrik buatan salah seorang perantau asal Klaten, R Agung Nugraha (Dok. jatengprov)

KETIKNEWS.ID,-- Pemerintah terus menggenjot minat masyarakat dalam penggunaan kendaraan listrik.

Upaya tersebut sejalan dengan pemenuhan komitmen Pemerintah terkait pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 29 persen pada tahun 2030 dan di tahun 2060 masuk ke emisi nol atau net zero carbon.

"Untuk mempercepat pembentukan ekosistem kendaraan listrik, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan pemberian bantuan (subsidi) untuk pembelian kendaraan listrik roda dua yang mulai berlaku pada 20 Maret 2023,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam siaran pers, di situs Kemenperin, Selasa (21/3/2023).

Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 6 Tahun 2023 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah untuk Pembelian Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Roda Dua.

Agus pun menjelaskan, program bantuan yang diberikan oleh pemerintah tersebut dalam bentuk penggantian potongan harga untuk pembelian kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) roda dua dalam keadaan baru kepada masyarakat tertentu.

"Pelaksanaan program bantuan ini akan didukung oleh Lembaga Verifikasi Independen (LVI) untuk melakukan kegiatan verifikasi dan pelaporan atas hasil verifikasi industri," jelas politikus Golkar tersebut.

Potongan harga yang akan diberikan pada bantuan pemerintah ini sebesar Rp 7 juta untuk pembelian satu unit KBLBB roda dua. 

Menurutnya, pemberian potongan harga ini hanya dapat diberikan untuk satu kali pembelian KBLBB roda dua yang dilakukan oleh masyarakat tertentu dengan satu nomor induk kependudukan (NIK) yang sama.

Selanjutnya, kata dia, kriteria penerima program bantuan atau kepada masyarakat tertentu ini dibuktikan dengan kepemilikan NIK yang terdaftar sebagai penerima manfaat kredit usaha rakyat, bantuan produktif usaha mikro, bantuan subsidi upah, dan/atau penerima subsidi listrik sampai dengan 900 VA.

"Program bantuan tersebut diberikan dengan kuota sebesar paling banyak 200.000 unit untuk tahun anggaran 2023, dan paling banyak 600.000 unit untuk tahun anggaran 2024," pungkas Agus.

Editor: Gideon Sinaga

Sumber: kontan.co.id

Tags

Terkini

Peluang Motor Listrik Harley Davidson di Indonesia

Selasa, 4 April 2023 | 15:00 WIB

Daftar Pemenang Otomotif Awards 2023

Senin, 27 Maret 2023 | 19:12 WIB
X