• Rabu, 5 Oktober 2022

Wujudkan Kemendirian Industri Dalam Negri, Kemenperin Ajak Pelaku Industri Tingkatkan TKDN

- Selasa, 4 Januari 2022 | 13:45 WIB
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita

KETIKNEWS.ID.--Pemerintah terus mendorong peningkatan penggunaan produkdalam negeri (P3DN) serta memperbesar tingkat komponen dalam negeri (TKDN) untuk mewujudkan kemandirian sektor industri dalam negeri.

"Melalui kebijakan local content ini, diharapkan industri dalam negeri semakin berdaya saing di kancah global, serta mampu terus menopang perekonomian nasional. Kami juga terus mendorong agar substitusi impor pada akhir 2022 bisa mencapai 35 persen,” kata Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Senin (3/1) kemerin seperti ketiknews lanhsir dari laman resmi kemenperin.

Baca Juga: Respons Penurunan Muka Tanah di Jakarta, Kementerian PUPR Kolaborasi Bangun 3 SPAM

Sertifikasi TKDN memberikan keuntungan bagi industri. Yang paling utama, produknya akan lebih banyak terserap melalui pengadaan barang dan jasa pemerintah.

“Produk dalam negeri wajib digunakan oleh pengguna produk dalam negeri dalam pengadaan barang dan jasa yang anggarannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Anggaran Pendapatan dan BAPBD Belanja Daerah (APBD), pinjaman, hibah, pola kerja sama dengan pemerintah, dan yang mengusahakan sumber daya yang dikuasai negara,” tegas Menperin.

Dalam pengadaan barang dan jasa, pengguna produk dalam negeri wajib menggunakan produk dalam negeri apabila terdapat produk dalam negeri yang memiliki penjumlahan nilai TKDN dan nilai Bobot Manfaat Perusahaan (BMP) sebesar minimal 40%. Produk dalam negeri yang wajib digunakan sebagaimana dimaksud tersebut harus memiliki nilai TKDN paling sedikit 25%.

Baca Juga: Wapres Hadiri Undangan untuk Tampil di Podcast Deddy Corbuzier

Di tahun 2022, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan memfasilitasi perusahaan industri dalam negeri untuk mendapatkan sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada tahun 2022 sebanyak 1.250 sertifikat produk. Kemenperin telah mengalokasikan pembiayaan melalui anggaran Prioritas Nasional (PN) sebesar Rp20 miliar untuk memfasilitasi sertifikasi TKDN tersebut.

“Produk yang akan difasilitasi meliputi produk industri alat kesehatan, alat dan mesin pertanian, farmasi, permesinan, elektronika, dan telematika,” jelas Menperin.

Halaman:

Editor: Usamah Kustiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gaji Juru Parkir Pesawat

Senin, 12 September 2022 | 15:57 WIB

idEA Gencarkan Pelatihan Digital bagi UMKM

Rabu, 7 September 2022 | 14:50 WIB

5 Daftar Bansos September 2022

Senin, 29 Agustus 2022 | 11:00 WIB

GoTo Sediakan 14 Kelas Literasi Digital UMKM

Rabu, 24 Agustus 2022 | 12:28 WIB
X