• Sabtu, 1 Oktober 2022

Pemerintah akan Melanjutkan Insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah

- Rabu, 19 Januari 2022 | 20:00 WIB
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Pemerintah akan melanjutkan insentif pajak penjualan atas barang mewah ditanggung pemerintah (PPnBM) untuk pembelian mobil harga Rp200 juta hingga Rp250 juta pada tahun ini (kemenperin)
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Pemerintah akan melanjutkan insentif pajak penjualan atas barang mewah ditanggung pemerintah (PPnBM) untuk pembelian mobil harga Rp200 juta hingga Rp250 juta pada tahun ini (kemenperin)

KETIKNEWS.ID.--Pemerintah akan melanjutkan insentif pajak penjualan atas barang mewah ditanggung pemerintah (PPnBM) untuk pembelian mobil harga Rp200 juta hingga Rp250 juta pada tahun ini. Sedangkan diskon PPnBM DTP 100 persen berlaku untuk mobil jenis low cost green car (LCGC).

“Sesuai yang disampaikan oleh Bapak Menko Perekonomian bahwa Bapak Presiden telah menyetujui perpanjangan insentif PPnBM DTP untuk kendaraan bermotor ini. Namun ada persyaratan local content atau local purchase, yang sedang dibahas nilainya oleh tim teknis,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Selasa (18/1) dalam keterangan tertulisnya melalui laman kemenperin.

Baca Juga: Kemenag akan Beri Bantuan Kepustakaan Bagi 38 Masjid

Dalam skemanya, diskon PPnBM 100 persen untuk mobil LCGC akan berlaku sepanjang kuartal I tahun 2022. Pada kuartal II-2022, pemerintah akan mengenakan tarif PPnBM sebesar 1 persen dan 2 persen pada kuartal III-2022. Pada tiga bulan terakhir tahun ini, program mobil murah ini akan dikenakan pajak barang mewah sesuai PP 74/2021, yakni 3 persen.

Berikutnya, skema untuk kendaraan dengan harga Rp200 juta–Rp 250 juta, yang tarif PPnBM-nya sebesar 15 persen, pada Kuartal I ini akan diberikan insentif sebesar 50 persen yang ditanggung pemerintah, sehingga masyarakat hanya membayar PPnBM sebesar 7,5 persen, dan di kuartal II kembali membayar penuh sebesar 15 persen.

Baca Juga: Kemendagri Turun Tangan Mediasi Pembangunan Jalan Rusak di Kudus

Pada tahun lalu, diskon PPnBM 100 persen diberikan kepada mobil yang memiliki local purchase sebanyak 60 persen. Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 120/2021, dengan ketentuan diskon PPnBM 100 persen untuk mobil dengan isi silinder di bawah 1.500 cc, diskon sebesar 50 persen untuk mobil dengan isi silinder 1.501-2.500 cc berpenggerak 4x2, dan potongan 25 persen untuk mobil berkapasitas sama dan berpenggerak 4x4.

Baca Juga: Bertemu Menkeu, Menteri PPPA Sampaikan Kondisi Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Menperin menjelaskan, perpanjangan insentif PPnBM DTP untuk kendaraan LCGC dan mobil di bawah Rp250 juta akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan penjualan mobil produksi dalam negeri. Hal ini karena kendaraan penumpang di bawah Rp250 juta merupakan segmen andalan industri otomotif nasional yang perlu terus dikembangkan.

Halaman:

Editor: Usamah Kustiawan

Sumber: Kemenperin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Merawat Mobil Setelah Usai Dipakai Mudik

Kamis, 12 Mei 2022 | 10:38 WIB

Daihatsu Resmi Luncurkan All New Xenia

Senin, 15 November 2021 | 15:00 WIB

5 Mobil Bekas di Dawah Rp 50 juta

Rabu, 8 September 2021 | 12:19 WIB

Heboh! Taksi Terbang Ehang, Tiba di Jakarta

Kamis, 2 September 2021 | 12:47 WIB

Honda Monkey Kini Lebih Berwarna

Sabtu, 7 Agustus 2021 | 07:21 WIB
X