• Rabu, 5 Oktober 2022

Mengetahui Covid-19 Subvarian Centaurus yang Terbilang Baru

- Kamis, 21 Juli 2022 | 12:01 WIB
Ilustrasi Covid-19 subvarian Centaurus (pexels / CDC)
Ilustrasi Covid-19 subvarian Centaurus (pexels / CDC)

KETIKNEWS.ID,-- Penemuan virus Covid-19 subvarian baru Centaurus di India pada Mei 2022 lalu diketahui telah menyebar ke berbagai negara tak terkecuali Indonesia. Subvarian terbaru ini diduga memiliki tingkat penularan yang lebih cepat daripada subvarian sebelumnya.

Virus Covid-19 subvarian Centaurus merupakan istilah yang mengacu pada Omicron BA.2.75 dan masih satu keluarga dengan subvarian Omicron lainnya, seperti BA.2, BA.4, dan BA.5. Sehingga para pakar meyakini bahwa subvarian Centaurus memiliki kemiripan karakteristik dengan subvarian Omicron lainnya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mewaspadai Subvarian baru ini karena belum ada pernyataan maupun penelitian pasti terkait seberapa cepat penularan, risiko terjadinya gejala berat, maupun efektivitas vaksin COVID-19 terhadap Subvarian ini.

Baca Juga: Jin, Jimin, V dan Jungkook BTS Akan Rilis Single Kolaborasi dengan Benny Blanco serta Snoop Dogg

Meski subvarian Centaurus ini tidak menimbulkan gejala yang parah, namun para peneliti tetap mewaspadai karena kecepatan penularannya yang bisa lebih cepat dari subvarian sebelumnya.

Gejala yang ditimbulkan dari virus Corona subvarian Centaurus ini diperkirakan tidak jauh berbeda seperti gejala Covid-19 varian Omicron, seperti:

  • Sakit kepala
  • Mudah lelah
  • Pilek
  • Sakit tenggorokan
  • Bersin
  • Batuk
  • Demam
  • Hilangnya kemampuan indra penciuman (anosmia) atau hilangnya kemampuan indra perasa (ageusia)

Tingkat keparahan yang ditimbulkan Subvarian Centaurus belum bisa ditentukan oleh para peneliti karena terbilang masih baru.

Baca Juga: Terima Penghargaan Nirwasita Tantra, Kang Emil Ajak Generasi Muda Berinovasi Selamatkan Lingkungan

Namun, tingkat keparahan Covid-19 tidak hanya ditentukan pada jenisnya, faktor lainnya seperti usia, riwayat merokok, penyakit komorbid, contohnya hipertensi, diabetes, serta penyakit jantung dan riwayat vaksin juga bisa menjadi indikasi yang mempengaruhi tingkat keparahan Covid-19.

Halaman:

Editor: Lucky Edwar

Sumber: Alodokter

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Waspada, 5 Penyakit yang Biasa Muncul pada Musim Hujan

Senin, 26 September 2022 | 09:51 WIB

Patut Diwaspadai, 6 Hal Tanda Jantung Tidak Sehat

Selasa, 20 September 2022 | 08:53 WIB

Hati-hati Mabuk Siber, Berikut 5 Tanda Cybersickness

Rabu, 7 September 2022 | 11:01 WIB
X