• Jumat, 7 Oktober 2022

Cegah Kerusakan Lingkungan dengan Mengolah Limbah Sisa Makanan

- Rabu, 24 Agustus 2022 | 17:12 WIB
Ilustrasi daur ulang limbah makanan sisa (Unsplash / Towfiqu barbhuiya)
Ilustrasi daur ulang limbah makanan sisa (Unsplash / Towfiqu barbhuiya)

KETIKNEWS.ID,-- Limbah sisa-sisa makanan berdampak buruk terhadap kerusakan lingkungan. Padahal, sampah makanan sebenarnya dapat diolah lagi.

Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat, total kerugian dari limbah makanan (food loss and waste/FLW) di dalam negeri pada 2000-2019 mencapai 23-48 juta ton per tahun.

Volume itu setara dengan Rp213 triliun-Rp551 triliun per tahun.

FLW saat ini menjadi perhatian serius negara-negara di dunia. Berdasarkan Sustainable Development Goals (SDGs) ke-12 poin ke-3, negara-negara di dunia diharapkan dapat mengurangi 50% limbah makanan per kapita di tingkat retail dan konsumen pada tahun 2030.

Baca Juga: 5 Langkah Mengelola Limbah Masker dengan Benar

Indonesia merupakan penyumbang sampah makanan terbesar kedua di dunia. Ini tidak lepas dari kebiasaan menyisakan makanan, karena berlebihan dalam mengkonsumsi ataupun memilih makanan yang tampilannya cantik.

Chef and Indonesian Food Ingredients Researcher Ragil Imam Wibowo mengatakan, restoran tertentu menyediakan makanan dengan tampilan yang menarik.

Namun, sebagian makanan atau potongan yang tidak diperlukan akan dibuang begitu saja, tanpa dimanfaatkan untuk kebutuhan lain.

Baca Juga: Makanan Halal Indonesia Peringkat Dua di Dunia, Kemenag: Kita Menuju Nomor Satu

Halaman:

Editor: Lucky Edwar

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Waspada, 5 Penyakit yang Biasa Muncul pada Musim Hujan

Senin, 26 September 2022 | 09:51 WIB

Patut Diwaspadai, 6 Hal Tanda Jantung Tidak Sehat

Selasa, 20 September 2022 | 08:53 WIB

Hati-hati Mabuk Siber, Berikut 5 Tanda Cybersickness

Rabu, 7 September 2022 | 11:01 WIB
X