• Sabtu, 10 Desember 2022

Hati-hati, 4 Faktor-faktor Terjadinya KDRT yang Mengancam Perempuan

- Jumat, 30 September 2022 | 06:10 WIB
Ilustrasi Faktor-faktor penyebab terjadinya tindakan KDRT terhadap perempuan. (Pexels/Karolina Grabowska)
Ilustrasi Faktor-faktor penyebab terjadinya tindakan KDRT terhadap perempuan. (Pexels/Karolina Grabowska)

KETIKNEWS.ID,-- Fenomena kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) kerap terjadi dan dialami oleh sebagai perempuan di Indonesia.

Bentuk-bentuk kekerasan fisik seperti, pemukulan, menampar, menendang, mendorong, hingga mencekik leher sering dialami oleh perempuan Indonesia dan sudah sangat mengkhawatirkan.

Tindakan KDRT yang dialami oleh perempuan bisa terjadi karena empat faktor. Berikut faktor-faktor yang menjadi penyebab terjadinya tindakan KDRT.

Baca Juga: Jika Tebukti Lakukan KDRT, Rizki Billar Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

1. Faktor Individu Perempuan

Perempuan yang menikah secara siri secara agama, adat, kontrak dan lainnya berpotensi 1,42 kali lebih besar mengalami kekerasan fisik dibandingkan perempuan yang menikah secara resmi diakui negara melalui catatan sipil atau KUA.

Selain itu, faktor seringnya bertengkar dengan suami, juga menjadi salah satu alasan yang paling tinggi terjadinya KDRT terhadap perempuan.

Perempuan yang sering menyerang suami/pasangan terlebih dahulu juga beresiko 6 kali lebih besar mengalami kekerasan fisik dibandingkan yang tidak pernah menyerang suami/pasangan lebih dahulu.

Baca Juga: Lesti Kejora Terluka di Leher dan Tangan Akibat Dugaan KDRT Rizky Billar

Halaman:

Editor: Tatan Mulyana

Sumber: KemenPPPA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hey Cewek! Intip 5 Cara Ini Agar Siklus Haid Teratur

Selasa, 15 November 2022 | 13:53 WIB
X