• Sabtu, 30 September 2023

Tak Garang Seperti Dulu, Fahri Hamzah Ungkap Alasannya Dulu dan Sekarang

- Senin, 22 Mei 2023 | 12:51 WIB
Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Fahri Hamzah (Dok: Humas DPN Partai Gelora )
Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Fahri Hamzah (Dok: Humas DPN Partai Gelora )

 


KETIKNEWS.ID,-- Mantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengungkapkan soal mengapa diriya getol dan garang bak 'Singa" mengeritik Pemerintah saat masih menjabat sebagai legislator, lantaran ketika itu dirinya digaji rakyat untuk mengawasi jalannya roda pemeritahan.

Hal itu menanggapi adanya perubahan sikapnya Fahri Hamzah, ketika dulu menjabat dan setelah tidak menjabat lagi. Ia mengatakan pada saat sekarang ini, sudah tidak diberikan gaji lagi, dan lepas dari ikatan sumpah anggota dewan, dengan kata lain kini hanya tengah menjalankan fungsinya sebagai rakyat biasa saja.

"Kenapa dulu getol kritik, ya karena digaji oleh rakyat, untuk mengkritik pemerintah. Ya sekarang sudah enggak ada gajinya, masa kritik terus," kata Fahri seraya menjelaskan, andaipun kini lebih banyak diam, itu karena benar-benar pilihannya sendiri.

Diamnya Fahri atau tak segarang ketika masih menjadi anggota dewan, Fahri mengakui bahwa dirinya tidak mau mengambil porsi kerjaan dari anggota dewan yang saat ini dudukdi gedung Senayan.

"Intinya sekarang, saya enggak mau ambil alih pekerjaannya anggota Dewan, mereka kan yang terima gaji kan? Biar mereka saja yang kerja. Kita cari makan sendiri saja susah,"ucap Fahri yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua Umum DPN Partai Gelora Indonesia tersebut.

Dulu, kata Fahri, dirinya diberi tugas sebagai anggota dewan yang disumpah oleh negara, dikasih gaji, dikasih hak imunitas, dikasih hak protokol, dipakai untuk melawan kekuatan eksekutif karena eksekutif kuat sekali.

"Begitu Anda diberikan imunitas, misalnya. Karena Anda diberikan imunitas Anda bisa menghajar siapa saja ini pemerintah. Dan Anda tidak perlu khawatir besok Anda akan diadukan dan akan masuk penjara," serunya.

Maka itu, seharusnya kata dia, setiap anggota dewan yang diberi tugas untuk awasi jalannya pemerintahan, harus melakukannya dengan benar. Dan ketika tidak lagi bertugas, jangan lagi seolah-olah memiliki kewenangan untuk itu.

"Nah, karena sekarang saya sudah tidak menjadi anggota dewan alias sebagai rakyat biasa, maka cara saya bertindak, mengkritik, tidak boleh sembarangan. Sekarang ini, saya sedang menikmati menjadi rakyat biasa yang tengah membangun partai dan membuka usaha tambak udang di daerah," pungkas bacaleg Partai Gelora Dapil NTB I tersebut.

Editor: Ijal Sikumbang

Tags

Terkini

Rakernas PDI-P hari ini akan digelar di JIExpo

Jumat, 29 September 2023 | 09:11 WIB

Anak Erick Thohir Curhat Kebiasaan Sang Ayah di Rumah

Minggu, 24 September 2023 | 21:21 WIB

Sah..!! Kaesang Pangarep Resmi Menjadi Kader PSI

Sabtu, 23 September 2023 | 16:10 WIB
X