• Jumat, 22 September 2023

Bongkar Keterlibatan yang Lain, NasDem Dorong Johhny Plate Jadi JC Kasus Korupsi BTS

- Sabtu, 27 Mei 2023 | 13:51 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate (tengah) berjalan menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Rabu (17/5/2023).  (Foto : ANTARA FOTO/Reno Esnir/ny)
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate (tengah) berjalan menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Rabu (17/5/2023). (Foto : ANTARA FOTO/Reno Esnir/ny)
 
 
KETIKNEWS.ID,-- Partai Nasdem mendorong agar dalam persidangan Menteri nonaktif Kementerian Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate (JGP) mengajukan dirinya sebagai justice collabulator (JC).
 
Kejaksaan Agung menetapkan Johnny G Plate sebagai tersangka pada kasus dugaan korupsi pengadaan tower base transceiver station (BTS) di Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) diduga melibatkan banyak pihak, yang belum tersentuh oleh penyidik.
 
"Soal kapan akan mengajukn JC itu tergantung dari JGP sendiri. Bisa saja pada saat di pengadilan nanti," kata Wakil Ketua Umum DPP Partai Nasdem Ahmad Ali dalam keterangannya, Sabtu (27/5/2023).
 
Dengan posisi sebagai JC, NasDem berharap JGP akan membuka semuanya perkara, sehingga secara hukum bisa membantu dalam membongkar masalah ini dengan sejelas-jelasnya.  
 
"Penting JGP menjdi JC agar kasus ini didudukan secara proporsional. Sehingga kalau diperiksa secara keseluruhan nanti akan terbuka siapa yang terlibat termasuk siapa tokoh-tokoh yang ada dibelakangnya," papar dia.
 
 
Lebih lanjut, Anggota Komisi III ini menjelaskan jika mengacu dari berbagai informasi di media, pernyataan JGP melalui pengacaranya menyebutkan adanya tokoh nasional dan tokoh lain yang terlibat dalam skandal megaproyek ini. JGP juga menyebutkan tokoh-tokoh, yang artinya itu lebih dari satu nama yang selama ini belum pernah didengarkan di media. 
 
"Ini juga menjadi poin agar Kejaksaan mengejar pernyataan tersebut agar menjadi clear. JGP tahu lah siapa pemain-pemain di sini. JGP tahu siapa tokoh yang terlibat di proyek tersebut," serunya.
 
Bahkan, ada salah satu pejabat negara yang menyebutkan bahwa ada dua menteri yang terlibat dalam kasus ini. Tentunya, pernyataan yang datang dari pejabat negara ini bukan pernyataan asal-asalan.
 
"Karena sudah menyebut dua menteri. katakan lah JGP satu menteri. Pertanyaannya siapa satu menteri lagi. Itu yang harus diclearkan," pungkasnya.

Editor: Ijal Sikumbang

Tags

Terkini

Nama Baru Untuk Kereta Cepat Indonesia Adalah WHOOSH

Jumat, 22 September 2023 | 08:14 WIB
X