• Selasa, 16 Agustus 2022

Gibran Malah Bela Ubedilah, Desak KPK Buktikan Laporan Ubedilah: Kalau Saya Salah Tangkap

- Rabu, 12 Januari 2022 | 10:47 WIB
Gibran kini justru meminta KPK membuktikan terlebih dahulu laporan oleh Dosen UNJ (Dok.IG@gibranrajabuming_id)
Gibran kini justru meminta KPK membuktikan terlebih dahulu laporan oleh Dosen UNJ (Dok.IG@gibranrajabuming_id)

KETIKNEWS.ID,-- Gibran dan adiknya dilaporkan diduga terlibat Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) berupa Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka malah membela si pelapornya. Pelapor Gibran adalah pengamat politik yang juga Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun.

Ubedilah yang juga merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di UNJ, melaporkan Gibran dan adiknya, Kaesang Pangarep ke Komisi Pembarantasan Korupsi (KPK) karena dugaan terlibat TPPU saat membangun relasi bisnis dengan perusahaan pembakar hutan.

Baca Juga: Aksi Menggotong Meja Dilakukan Nadiem Makarim dan Gibran saat Berdialog dengan Guru

Menurut Ubedilah yang mantan anggota tim seleksi Cawagub Jakarta dari PKS ini, Gibran dan Kaesang melakukan TPPU dengan membangun relasi bisnis dengan PT SM, sebuah perusahaan yang di tahun 2015 dituntut Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) terlibat pembakaran hutan.

PT SM sendiri dalam perkembangannya dijatuhi vonis oleh Mahkamah Agung (MA) harus membayar ganti rugi senilai Rp78 miliar. Belakangan, salah satu perusahaan grup PT SM, membangun relasi bisnis dengan Gibran dan Kaesang dengan mendirikan perusahaan GK Hebat.

Gibran dan adiknya dilaporkan diduga terlibat Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) (Dok.IG@gibranrajabuming_id)

Menurut Ubedilah, perusahaan itu lalu menyuntikan dana pernyertaan modal dari perusahaan ventura sebesar Rp99,3 miliar ke GK Hebat.
Tak berapa lama, GK Hebat memborong saham sebuah perusahaan makanan udang beku berbasis ekspor senilai Rp92 miliar.

"Bagi kami ini menimbulkan tanda tanya besar. Setelah ada suntikan dana, anak presiden membeli saham senilai Rp92 miliar," tutur Ubedilah.

Seperti diketahui, GK Hebat yang Co Founder dan CEOnya Kaesang Pangarep pada Desember 2021 lalu membeli saham sebesar 8 persen atau senilai Rp92 miliar, PT TMMP.

Halaman:

Editor: Lucky Edwar

Sumber: Beberapa Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

HUT RI Ke-77 Usung Konsep Sejarah Bangsa Indonesia

Senin, 15 Agustus 2022 | 10:50 WIB
X