• Selasa, 16 Agustus 2022

Dinas Lingkungan Hidup Jabar dan Satgas Citarum Harum Segel PT Sinerga Nusantara

- Sabtu, 15 Januari 2022 | 19:20 WIB
Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat mengenakan sanksi pemberhentian kegiatan sementara kepada PT Sinerga Nusantara Indonesia di Kabupaten Bandung Barat (Biro Adpim Jabar)
Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat mengenakan sanksi pemberhentian kegiatan sementara kepada PT Sinerga Nusantara Indonesia di Kabupaten Bandung Barat (Biro Adpim Jabar)

KETIKNEWS.ID, KABUPATEN BANDUNG BARAT.-- Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat mengenakan sanksi pemberhentian kegiatan sementara kepada PT Sinerga Nusantara Indonesia di Kabupaten Bandung Barat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jabar Prima Mayaningtyas mengatakan, sanksi diberikan terhadap PT Sinerga Nusantara karena perusahaan tersebut telah melanggar 15 macam jenis pelanggaran, diantaranya telah melakukan kegiatan diluar dari dokumen perizinan lingkungan.

Baca Juga: Kepala BNPB Langsung Tinjau Lokasi Terdampak Gempabumi Banten

"Pertimbangan dikeluarkannya keputusan tersebut karena ada 15 jenis pelanggaran yang dilakukan oleh PT Sinerga Nusantara, diantaranya kegiatan yang dilakukan banyak diluar dari dokumen perizinan lingkungan yang telah diberikan," ujar Prima, usai melakukan inspeksi mendadak  pada PT Sinerga Nusantara, Jumat (14/01/2022).

Menurut Prima, selain telah melanggar dokumen perizinan, perusahaan tersebut juga tidak memenuhi beberapa ketentuan teknis yang diwajibkan berkaitan dengan pengelolaan dan pemantauan lingkungan.

Baca Juga: Uu Ruzhanul Tegaskan Jangan Terulang  Perpeloncoan Ekstrakurikuler Pramuka

"Ada pelanggaran lain yang telah dilakukan setelah mendapat pengawasan pendahuluan dari Pemda Provinsi Jawa Barat, pejabat pengawas kami, pihak perusahaan menghilangkan barang bukti yang ada. Pada hari ini kami lakukan pengawasan kembali," tuturnya.

Prima menambahkan, jika beberapa ketentuan yang dilanggar oleh PT Sinerga Nusantara kemudian bisa dipenuhi, maka DLH Provinsi Jabar akan melakukan evaluasi dan sanksi bisa dicabut kembali.

Baca Juga: Update, Sebanyak 257 Rumah Rusak Terdampak Gempabumi Banten

Halaman:

Editor: Usamah Kustiawan

Sumber: Biro Adpim Jabar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X