• Selasa, 16 Agustus 2022

Masyarakat Diminta Waspada Saat Beraktifitas Disekitar Kawah Ratu dan Kawah Upas Gunung Tangkuban Parahu

- Senin, 14 Februari 2022 | 15:00 WIB
Gambar Pemantauan visual hembusan asap dari Kawah Ecoma pada 13 Februari 2022 pukul 06:52 WIB (Kementerian ESDM Badan Geologi)
Gambar Pemantauan visual hembusan asap dari Kawah Ecoma pada 13 Februari 2022 pukul 06:52 WIB (Kementerian ESDM Badan Geologi)

KETIKNEWS.ID.--Kementrian Energi dan Sumber Daya mineral Republik Indonesia, Badan Geologi menghimbau agar masyarakat di sekitar Gunung Tangkubanparahu, pedagang, wisatawan, dan pendaki:tidak turun ke dasar Kawah Ratu dan Kawah Upas, serta tidak diperbolehkan menginap/berlama-lama berada di dalam kawasan kawahkawah aktif yang ada di dalam kompleks G. Tangkubanparahu

"mewaspadai meningkatnya konsentrasi gas-gas vulkanik yang dapatterjadi secara tiba-tiba, yaitu dengan tidak berlama-lama berada di sekitararea kawah aktif G. Tangkubanparahu agar terhindar dari paparan gas yang dapat berdampak bagi kesehatan dan keselamatan jiwa" buyi keterangan Kementerian ESDM Badan geologi yang diterima ketiknews.

Baca Juga: MUI: Stop Kekerasan, Pengusiran, dan Penganiayaan Umat Islam di India

Selain itupun Badan Geologi menghimbau masyarakat mewaspadai terjadinya letusan freatik yang dapat terjadi secara tiba-tiba
dan tanpa didahului oleh gejala peningkatan vulkanik yang jelas.

Seperti diketahui Mengacu pada hasil pemantauan visual dan instrumental dan estimasi potensi ancaman bahaya terkini maka tingkat aktivitas G. Tangkubanparahu masih
berada pada Level I (Normal)

Baca Juga: Siap-siap, Herry Wirawan Hadapi Sidang Vonis Pemerkosaan 13 Santriwati Besok!

Dimana Berdasarkan hasil pengamatan visual pada periode 30 Januari 2022 hingga 13 Februari 2022 menunjukkan asap kawah Ratu berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang, tinggi umumnya tidak teramati. Angin lemah hingga kencang
ke arah utara, timur laut, tenggara, dan selatan. Pada tanggal 12 Februari 2022 sejak pukul 11:43 WIB teramati hembusan asap berwarna putih dari Kawah Ecoma dengan intensitas tipis hingga kuat dengan tinggi mencapai 100 meter dari dasar kawah, sedangkan pada tanggal 13 Februari 2022 teramati asap
berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang dan tinggi asap 20 – 60 meter dari dasar kawah.

Baca Juga: Densus 88 Antiteror Polri Ringkus Tersangka Teroris Jaringan JAD di Riau

"Masyarakat di sekitar G. Tangkubanparahu diharap tenang, beraktivitas seperti biasa, tidak terpancing isu-isu tentang letusan G. Tangkubanparahu, tetap memperhatikan perkembangan kegiatan G. Tangkubanparahu yang dikeluarkan oleh BPBD setempat dan selalu mengikuti arahan dari BPBD setempat" tulis dalam keterangan kementrian ESDM Badan Geologi.

Halaman:

Editor: Usamah Kustiawan

Sumber: Kementerian ESDM Badan Geologi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X