• Rabu, 5 Oktober 2022

LPEI Angkat Kain Tenun dan Kopi, Sebagai Instrumen Diplomasi Dan Pengembangan Bisnis di G20

- Kamis, 24 Februari 2022 | 12:47 WIB
Nilai ekspor kopi Indonesia di tahun 2022 dapat mencapai Rp14 triliun. (Dok.publicsquarecoffee)
Nilai ekspor kopi Indonesia di tahun 2022 dapat mencapai Rp14 triliun. (Dok.publicsquarecoffee)

KETIKNEWS.ID,-- Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) mengangkat kain dan kopi sebagai sarana diplomasi internasional dalam perhelatan G20 pekan lalu. Berdasarkan kajian Indonesia Eximbank Institute, nilai ekspor kopi Indonesia di tahun 2022 dapat mencapai Rp14 triliun. Sementara, potensi ekspor kain tenun dan kerajinan kain juga diperkirakan dapat mencapai lebih dari Rp1 triliun.

Baca Juga: Awali Tahun 2022, Kedai Kopi Asal Indonesia Kembali Diresmikan di Mesir

“Kami pilih dua komoditas itu bukan tanpa alasan. Potensi kain dan kopi untuk dikenalkan kepada negara-negara lain itu masih sangat besar. Hari ini, produksi kopi Indonesia sudah menjadi bagian dari bisnis dan industri kopi dunia. Apalagi, kita termasuk negara produsen kopi terbesar selain Brazil, Kolombia, dan Vietnam,” ujar Direktur Eksekutif LPEI Rijani Tirtoso Bondan.

Nilai ekspor kopi Indonesia di tahun 2022 dapat mencapai Rp14 triliun. (Dok.thumzelcoffee)

LPEI mendorong banyak produsen kopi di level hulu untuk ikut menikmati aroma wangi bisnis kopi dunia. Salah satunya adalah melalui program Desa Devisa untuk komoditas kopi.

“Dengan pembinaan dan pendampingan yang tepat, sinergi dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan khususnya pada ekosistem ekspor juga dengan promosi yang lebih gencar, kain dan kopi Indonesia bisa berbicara lebih banyak di pasar internasional, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha di kedua sektor tersebut,” kata Rijani.

Baca Juga: Tingkatan Ekspor Kopi ke Afrika Selatan, KJRI Cape Town Rangkul Pengusaha Kopi Setempat

Di ajang pertemuan G20 sektor finansial pekan lalu, LPEI juga berkolaborasi menggandeng barista-barista muda Indonesia yang sudah mendapatkan pengakuan internasional untuk menyajikan kopi terbaik Indonesia kepada para delegasi dan tamu undangan.

kain tenun lurik dan tenun ikat yang sebagian sudah diolah menjadi aneka bentuk fashion dan home furnishing. (Dok.mm_atnic)

Halaman:

Editor: Lucky Edwar

Sumber: Kemenkeu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X