Dubes Jepang Gandeng Nahdlatul Ulama PBNU Bahas Konflik Rusia - Ukraina

- Jumat, 4 Maret 2022 | 09:53 WIB
Konflik yang saat ini terjadi di Eropa Timur antara Ukraina dan Rusia  (Dok. queenlina999)
Konflik yang saat ini terjadi di Eropa Timur antara Ukraina dan Rusia (Dok. queenlina999)

KETIKNEWS.ID,-- Konflik yang saat ini terjadi di Eropa Timur antara Ukraina dan Rusia bukan merupakan konflik baru dan menjadi bagian dari sisa - sisa perang dingin yang masih bertahan hingga saat ini meskipun beberapa pihak menyatakan perang dingin sudah lama selesai sejak runtuhnya tembok Berlin dan bubarnya Uni Soviet. Terkait konflik yang mengarah ke perang dunia 3.

Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kanasugi Kenji berkunjung ke Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, Senin (1/3/2022). Dalam kunjungan tersebut Dubes Kanasugi disambut langsung Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya.

Baca Juga: GKSB DPR Dorong Pemerintah Indonesia Buka Dialog Bagi Ukraina-Rusia

“Pagi ini PBNU menerima tamu yang mulia Duta Besar Jepang dan kami melakukan pembicaraan yang sangat serius terutama terkait perkembangan terakhir terkait perang Rusia dan Ukraina yang dampaknya sangat dirasakan di Samudera Pasifik, dan Jepang salah satu aktor penting di kawasan ini,” kata Gus Yahya dalam Konferensi Pers usai pertemuan di Lantai 2, Gedung PBNU.

Konflik yang saat ini terjadi di Eropa Timur antara Ukraina dan Rusia (Dok. quwwnlina999)

PBNU ingin bekerja sama dengan Jepang untuk ikut menyumbang upaya jalan keluar dari masalah ini (perang Rusia-Ukraina),” imbuh pria kelahiran 1966 itu. Selain itu, Gus Yahya juga menyampaikan terkait tawaran pemerintah Jepang untuk bekerjasama dengan NU, terutama dalam mendukung agenda-agenda organisasi nahdliyin ini ke depannya.

Baca Juga: GKSB DPR Dorong Pemerintah Indonesia Buka Dialog Bagi Ukraina-Rusia

“Begitu juga terkait dengan agenda-agenda pengembangan organisasi dan agenda Nahdlatul Ulama, PBNU menerima tawaran yang sangat simpatik, masyarakat Jepang nanti akan membuka diri untuk bekerjasama dengan NU,” ujar pria kelahiran Rembang, Jawa Tengah itu.

Dubes Kanasugi sendiri berharap, kerja sama yang dilakukan pihaknya dengan NU untuk mencari jalan keluar dari perang Rusia dan Ukraina bisa segera membuahkan hasil dan lebih jauh lagi bisa membawa perdamaian bagi dunia.

Halaman:

Editor: Lucky Edwar

Sumber: NU

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X