• Selasa, 16 Agustus 2022

Komisi Penyiaran Indonesia Melarang Siaran yang Mendeklarasikan LGBT Selama Ramadhan

- Selasa, 22 Maret 2022 | 09:39 WIB
Ilustrasi LGBT (Foto: Istimewa)
Ilustrasi LGBT (Foto: Istimewa)

KETIKNEWS.ID,-- Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) melarang stasiun televisi dan radio menyiarkan tayangan yang menjurus kepada perilaku lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT).

Wakil Ketua KPI Pusat Idy Muzayyad, menjelaskan tujuan dari pelarangan ini untuk melindungi anak dan remaja agar tidak meniru perilaku menyimpang LGBT.

"Karena itu, baik televisi maupun radio tidak boleh memberikan ruang yang dapat menjadikan perilaku LGBT itu dianggap sebagai hal yang lumrah," kata Idy dalam diskusi terbatas tentang penyimpangan orientasi seksual di kantor KPI Pusat Jakarta.

Baca Juga: Khawatir Ancaman Korut, Sistem Pertahanan Siber Korsel Ditingkatkan

Diskusi ini turut menghadirkan pembicara Komisioner KPI Pusat Agatha Lily dan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Asrorun Ni'am Sholeh. Hadir juga psikolog dari Yayasan Kita dan Buah Hati Elly Risman yang mengingatkan lembaga penyiaran tentang hal-hal apa saja yang dapat dikategorikan sebagai kampanye LGBT.

Lebih lanjut Idy mengatakan, kampanye LGBT melanggar aturan dalam Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 & SPS) KPI tahun 2012, baik tentang penghormatan terhadap nilai dan norma kesusilaan dan kesopanan, ataupun tentang perlindungan anak dan remaja.

Baca Juga: Nekat ke Ukraina Untuk Ikut Berperang, Kapten Pasukan Khusus Militer Korea Selatan Mewek Minta Pulang

Selain itu, Undang-Undang Penyiaran juga menegaskan bahwa salah satu tujuan penyelenggaraan penyiaran adalah terbinanya watak dan jati diri bangsa.

Meskipun regulasi sudah jelas memberikan pembatasan dan larangan, KPI berharap hati nurani pelaku industri penyiaran ikut digunakan.

Halaman:

Editor: Lucky Edwar

Sumber: Menkominfo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

HUT RI Ke-77 Usung Konsep Sejarah Bangsa Indonesia

Senin, 15 Agustus 2022 | 10:50 WIB
X