• Selasa, 16 Agustus 2022

Jurnalis Media Rusia Disanksi Australia, Ternyata Bukan Hal yang Mengejutkan

- Jumat, 25 Maret 2022 | 13:24 WIB
Jurnalis Media Rusia Disanksi Australia (Twitter/Marise Payne.)
Jurnalis Media Rusia Disanksi Australia (Twitter/Marise Payne.)

KETIKNEWS.ID,-- Menteri Luar Negeri Australia, Marise Payne menyatakan telah memberi sanksi terhadap 22 orang warga Negara Asing (WNA) Rusia, karena dianggap telah menyebarkan hoaks dan melakukan propaganda.

"(Mereka) propagandis dan mata-mata penyebar informasi yang tidak benar," ungkap Marise dikutip Antara.

Ke 22 orang Rusia itu merupakan editor dari berbagai organisasi media, termasuk Russia Today, Strategic Culture Foundation, InfoRos, hingga NewsFront.

Baca Juga: Cucun Ahmad Minta Ada Efek Jera,Penyelundupan 1,196 Ton Sabu di Pangandaran, Jawa Barat

Selain itu, Australia diketahui juga memberi sanksi ke Presiden Belarusia Alexander Lukashenko dan para keluarganya, karena mereka dianggap telah berperan aktif memberi dukungan ke Rusia untuk menginvasi Ukraina.

"(Belarusia melakukan) serangan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Ukraina," ujarnya.

Sebelumnya, Australia diketahui mengirim bantuan ke Ukraina, berupa peralatan militer seperti amunisi dan misil hingga pasokan medis, sebagai respons terhadap invasi militer yang dilakukan Rusia ke Ukraina.

Baca Juga: Spiridon Putin, Kakeh Vladimir Putin yang Dilindungi Penguasa Uni Soviet

“Kami akan memberikan 50 juta USD untuk mendukung amunisi mematikan dan tidak mematikan. Sebagian besar dari itu akan berada dalam kategori mematikan,” kata Perdana Menteri Australia Scott John Morrison kepada wartawan di Canberra.

Halaman:

Editor: Lucky Edwar

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PBB Kunjungi Korsel Bahas Denuklirisasi Korut

Jumat, 12 Agustus 2022 | 18:15 WIB

Zelensky akan Ikut KTT G20 di Bali jika Putin Hadir

Jumat, 12 Agustus 2022 | 10:43 WIB

Latihan Perang China di Kawasan Taiwan Telah Berakhir

Kamis, 11 Agustus 2022 | 13:29 WIB
X