• Rabu, 5 Oktober 2022

Kapolri Tegaskan Penerimaan Personil Polri Harus Bebas KKN dan Menyuap

- Senin, 18 April 2022 | 14:37 WIB
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo soal paparkan strategi mudik aman dan sehat (Dok.Polri)
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo soal paparkan strategi mudik aman dan sehat (Dok.Polri)

KETIKNEWS.ID,-- Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. sudah tegaskan untuk penerimaan personel Polri agar bebas dari KKN dan tanpa adanya suap menyuap.

"Jangan sekali-kali Anda menyuap atau memberikan uang jika mengikuti proses penerimaan personel Polri tahun 2022 ini." Jelas Kapolri, Senin, (18/4/22).

Mereka yang diterima adalah pelamar yang memenuhi semua persyaratan yang sudah ditentukan dalam proses penerimaan. Ini untuk menjamin, personil yang diterima adalah mereka yang terbaik.

Baca Juga: Polri Adakan Festival Musik Bhayangkara dan Lomba Kreasi Setapak

Proses penerimaan yang bersih, tanpa adanya gratifikasi, diharapkan nantinya tidak akan memberatkan mereka yang diterima sebagai personel Polri untuk melakukan balas jasa atau conflict of interest lainnya.

Untuk memperkuatnya, mereka yang diterima sebagai personel Polri juga diminta untuk menandatangani pakta integritas. Pakta integritas itu diharapkan akan membendung polisi agar selalu bersih dan jujur saat sudah bertugas ke kepolisian.

Langkah-langkah di atas, tentu saja dilakukan untuk mencegah adanya personel Polri yang melakukan praktik curang, korupsi dan tindak kejahatan lainnya disedini mungkin.

Baca Juga: Indonesia Ikuti Pameran Kopi Terbesar di Amerika Utara

Menurut pengamat media massa, Dr. Rahmat Edi Irawan, S.Pd., M.IKom., dengan proses penerimaan seketat itu, nanti Polri tinggal meningkatkan pengawasan bagi personelnya agar tetap patuh menjalankan apa yang tetdapat dalam pakta integritas.

Halaman:

Editor: Lucky Edwar

Sumber: TribataNews

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X