• Jumat, 19 Agustus 2022

Putusan Mahkamah Agung, Kemenkes Akan Jadikan Sinovac Sebagai Vaksin Booster

- Selasa, 26 April 2022 | 10:27 WIB
Ilustrasi Vaksin - Putusan Mahkamah Agung, Kemenkes Akan Jadikan Sinovac Sebagai Vaksin Booster. (Pexels.com/Nataliya Vaitkevich)
Ilustrasi Vaksin - Putusan Mahkamah Agung, Kemenkes Akan Jadikan Sinovac Sebagai Vaksin Booster. (Pexels.com/Nataliya Vaitkevich)

Regimen vaksin yang digunakan di Indonesia diperoleh dengan berbagai macam skema baik melalui pembelian langsung, kerja sama bilateral dan multilateral, skema hibah, dan COVAX Facility.

Berbagai upaya dilakukan pemerintah dalam rangka menyegerakan kecukupan stok vaksin untuk bisa dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Baca Juga: Kemenparekraf Siapkan 15 Titik Posko Mudik dan 1200 Voucher

Pada saat kondisi darurat, Majelis Ulama Indonesia sudah memberikan rekomendasi fatwa halal untuk penggunaan beberapa jenis vaksin, termasuk juga fatwa halal untuk vaksin Sinovac dengan fatwa MUI Nomor 2 Tahun 2021.

Kemudian untuk mekanisme vaksinasi gotong royong vaksin Sinopharm juga diberikan rekomendasi fatwa halal dengan fatwa MUI Nomor 9 Tahun 2022.

“Vaksin yang sudah beredar secara luas di Indonesia ini juga merupakan vaksin-vaksin yang banyak digunakan di negara muslim lainnya seperti Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Suriah, Pakistan, Malaysia, Bangladesh, Iran, Mesir, Palestina, Kuwait, Maroko, dan Bahrain, dan terbukti juga di negara-negara muslim tersebut kasus COVID- 19 dapat terkendali hingga saat ini,” ucap Nadia.

Halaman:

Editor: Riedha Adriyana

Sumber: kemenkes

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemerintah Berencana akan Naikan Harga Pertalite

Selasa, 16 Agustus 2022 | 15:33 WIB

HUT RI Ke-77 Usung Konsep Sejarah Bangsa Indonesia

Senin, 15 Agustus 2022 | 10:50 WIB
X