• Senin, 23 Mei 2022

Puan Maharani: Jerat Penculik yang Cabuli Belasan Anak Dengan UU TPKS

- Sabtu, 14 Mei 2022 | 10:42 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani. (sl/Ist/DPR RI)
Ketua DPR RI Puan Maharani. (sl/Ist/DPR RI)

KETIKNEWS.ID,-- Ketua DPR RI Puan Maharani mengecam keras penculikan belasan anak di wilayah Jakarta dan Bogor yang disertai dengan kekerasan seksual.

Ia pun meminta penegak hukum turut menjerat pelaku dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) karena berdasarkan pemeriksaan ada korban yang mengalami pencabulan.

“Pelaku harus dihukum seberat-beratnya. Saya kira tidak cukup hanya dengan menggunakan pasal pidana penculikan. Tetapi juga harus dijerat dengan UU TPKS yang sudah resmi diundangkan, agar korban dan keluarganya mendapatkan keadilan,” tegas Puan dalam keterangan persnya, Jumat (13/5/2022).

Baca Juga: Survei Data Layanan 112 Kota Bandung: Ada 3.411 Panggilan di Pekan Kedua Mei 2022

Puan menegaskan, UU TPKS yang disahkan DPR RI 12 April 2022 lalu dirancang secara progresif untuk melindungi korban kekerasan seksual, salah satunya dengan hukuman yang jauh lebih berat terhadap pelaku, dari hukuman yang selama ini hanya diatur dalam KUHP.

“Kasus ini harus menjadi contoh implementasi penegakan hukum oleh aparat yang berwenang di lapangan,” tegas Puan.

Dengan hukuman yang berat, diharapkan akan menimbulkan efek jera baik untuk pelaku maupun pihak-pihak yang mencoba melakukan perbuatan serupa.

Baca Juga: Vito Bawa Indonesia Menuju Final Thomas Cup 2022

“Ini persoalan yang sangat serius buat saya. Anak-anak sebagai generasi penerus bangsa harus mendapat jaminan perlindungan dari segala bentuk kekerasan seksual,” ucapnya.

Halaman:

Editor: Riedha Adriyana

Sumber: Parlementaria

Tags

Artikel Terkait

Terkini

I-Comerds, Aplikasi untuk Berantas Uang Palsu

Kamis, 19 Mei 2022 | 17:49 WIB
X