• Minggu, 3 Juli 2022

Kemendagri Singapura: UAS Ditolak Masuk Karena Sering Sebar Ajaran Ekstrimis!

- Selasa, 17 Mei 2022 | 23:57 WIB
Kementrian Dalam Negeri Singapura menolak kedatangan Ustad Abdul Somad karena dinilai sering menyebarkan ajaran ekstrimis. (Instagram UAS)
Kementrian Dalam Negeri Singapura menolak kedatangan Ustad Abdul Somad karena dinilai sering menyebarkan ajaran ekstrimis. (Instagram UAS)

KETIKNEWS.ID,-- The Ministry of Home Affairs atau Kementrian Dalam Negeri Singapura telah mengeluarkan pernyataan resmi terkait deportasi atas Ustad Abdul Somad Batubara, Selasa (17/5).

Kemendagri Singapura menilai Ustad Abdul Somad (UAS) sebagai sosok penceramah yang kerap kali menyebarkan ajaran ekstrimis.

"Somad dikenal menyebarkan ajaran ekstremis dan segregasi, yang tidak dapat diterima di masyarakat multi-ras dan multi-agama di Singapura," tulis Kemendagri Singapura pada laman resminya.

Baca Juga: UAS Ungkap Alasan Dirinya Dideportasi di Singapura

Dalam pernyataan tersebut, Kemendagri Singapura mencontohkan UAS pernah berkhotbah bahwa bom bunuh diri adalah sah dilakukan dalam konteks konflik Palestina dan Israel.

"Dan dianggap sebagai operasi syahid," tulisnya.

Kemendagri Singapura pun menjelaskan UAS sering menghina agama lain seperti Kristen. Bahkan, UAS pernah menggambarkan salib di agama Kristen sebagai tempat tinggal jin kafir.

"Dia juga membuat komentar yang merendahkan anggota komunitas agama lain, seperti Kristen, dengan menggambarkan salib Kristen sebagai tempat tinggal 'jin (roh/setan) kafir'. Selain itu, Somad secara terbuka menyebut non-Muslim sebagai kafir," ujar Kemendagri Singapura.

Pemerintah Singapura pun menegaskan bahwa masuknya pengunjung asing ke wilayahnya tidak bisa secara otomatis. Setiap orang akan dinilai berdasarkan kepantasannya masing-masing, kasus per kasus.

Halaman:

Editor: Lucky Edwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Berikut Gejala Positif Omicron BA.4 dan BA.5

Minggu, 26 Juni 2022 | 19:12 WIB
X