• Minggu, 3 Juli 2022

Krisi Ekonomi Terus Menghantui, Sri Lanka Terancam Akan Kekurangan Pangan

- Jumat, 20 Mei 2022 | 15:20 WIB
Ilustrasi - Krisi Ekonomi Terus Menghantui, Sri Lanka Terancam Akan Kekurangan Pangan. (Dok. Al Jazeera)
Ilustrasi - Krisi Ekonomi Terus Menghantui, Sri Lanka Terancam Akan Kekurangan Pangan. (Dok. Al Jazeera)

KETIKNEWS.ID,-- Krisis ekonomi masih saja menghantui Sri Lanka. Dampak tersebut, Sri Lanka mendapat ancaman kekurangan pangan.

Perdana Menteri Sri Lanka Ranil Wickremesinghe memperingatkan ancaman kekurangan pangan ketika negara kepulauan itu memerangi krisis ekonomi yang menghancurkan.

Karena itu, pemerintah berjanji akan membeli cukup pupuk untuk musim tanam berikutnya guna meningkatkan panen.

Baca Juga: Monalak Tawaran Dialog, AS: Kebijakan untuk Menekan Korea Utara Terpaksa Dilaksanakan

"Meskipun mungkin tidak ada waktu untuk mendapatkan pupuk untuk musim Yala (Mei-Agustus) ini, langkah-langkah sedang diambil untuk memastikan stok yang cukup untuk musim Maha (September-Maret)," kata Wickremesinghe dalam sebuah pesan di Twitter pada Kamis (19/5), seperti dilansir Reuters dari ANTARA.

"Saya dengan sungguh-sungguh mendesak semua orang untuk menerima gawatnya situasi."

Keputusan Presiden Gotabaya Rajapaksa pada April tahun lalu untuk melarang semua pupuk kimia secara drastis mengurangi hasil panen, dan meskipun pemerintah telah membatalkan larangan tersebut, tidak ada impor substansial yang dilakukan.

Baca Juga: Kelompok Yahudi Radikal Israel Serukan Penghacuran Kubah Shakhrah

Rajapaksa menunjuk sembilan anggota baru ke kabinet pada Jumat, termasuk kementerian kesehatan, perdagangan, dan pariwisata. Namun, dia tidak menyebutkan seorang menteri keuangan dan portofolio tersebut kemungkinan akan dipertahankan oleh Wickremesinghe.

Halaman:

Editor: Riedha Adriyana

Sumber: Reuters, Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

TikTok Sediakan Program 'Follow Me' untuk UKM

Jumat, 1 Juli 2022 | 10:52 WIB

Eropa Protes Google Soal Privasi Data

Kamis, 30 Juni 2022 | 14:22 WIB

TikTok Terancam Didepak dari Pusat Aplikasi

Kamis, 30 Juni 2022 | 09:32 WIB

Facebook Kenalkan Fitur Baru untuk Obrolan Grup

Rabu, 29 Juni 2022 | 13:19 WIB
X