• Minggu, 3 Juli 2022

Apresiasi Pencabutan Larangan Ekspor CPO dan Minyak Goreng, Rudi Hartono: Petani Sawit Lebih Sejahtera

- Sabtu, 21 Mei 2022 | 12:15 WIB
Anggota Komisi VI DPR RI Rudi Hartono Bangun. (Dok. dpr.go.id)
Anggota Komisi VI DPR RI Rudi Hartono Bangun. (Dok. dpr.go.id)

KETIKNEWS.ID,-- Anggota Komisi VI DPR RI Rudi Hartono Bangun mengapresiasi kebijakan Presiden Joko Widodo yang mencabut aturan larangan ekspor produk minyak sawit termasuk minyak goreng dan crude palm oil (CPO) mulai Senin, 23 Mei 2022.

Pencabutan larangan izin ekspor CPO dan minyak goreng ini tentu saja mendapatkan sambutan hangat dari banyak pihak.

Baca Juga: Jepang akan Terima Wisatawan dari 4 Negara pada Akhir Mei

Rudi menilai, berarti aspirasi rakyat dalam hal ini petani sawit didengar Presiden.

“Saya mengigatkan agar Presiden memantau kinerja menterinya yang mengurusi perdagangan dan izin ekspor CPO dan minyak goreng. Kuota CPO untuk dalam negeri agar diawasi ketat, agar tidak terjadi lagi kelangkaan minyak goreng,” kata Rudi saat dihubungi Parlementaria via WhatsApp, Kamis (19/5/2022).

Baca Juga: Cegah Sebaran PMK, Pemkot Bandung Akan Lakukan Vaksin dan Rapid pada Hewan Ternak

Rudi mengingatkan, rakyat jangan terus menerus menjadi korban dari kebijakan yang dibuat pemerintah.

Sehingga dengan pencabutan larangan ekspor ini, Rudi yakin industri sawit akan kembali menggeliat dan petani sawit dapat lebih sejahtera.

“Stok kuota DMO (Domestic Market Obligation) harus diperketat. Jadi tidak terjadi kelangkaan dan harga minyak goreng jadi mahal. Kebutuhan minyak goreng dalam negeri hanya 16 juta ton. Hasil produksi kita 65 juta ton, kelebihannya masih banyak untuk diekspor,” tandas Rudi.

Halaman:

Editor: Riedha Adriyana

Sumber: Parlementaria

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Penerapan ETLE Telah Dilakukan di Tiga Provinsi

Kamis, 30 Juni 2022 | 12:37 WIB

MUI Siapkan Fatwa Penggunaan Ganja untuk Medis

Rabu, 29 Juni 2022 | 09:21 WIB
X