• Senin, 8 Agustus 2022

Thailand Legalkan Tanaman Ganja untuk Dikonsumsi Bukan Dihisap

- Kamis, 9 Juni 2022 | 17:58 WIB
Tumbuhan Ganja (Pixabay.com/ CBD-Infos-com)
Tumbuhan Ganja (Pixabay.com/ CBD-Infos-com)

KETIKNEWS.ID,-- Negara Thailand kini melegalkan penanaman ganja untuk dikonsumsi dalam bentuk minuman dan makanan, tetapi melarang mengkonsumsi ganja dengan cara dihisap.

Sebagai negara Asia pertama yang menerapkan kebijakan itu, Thailand bertujuan ingin meningkatkan sektor pertanian dan pariwisata dengan cara melegalkan tanaman ganja untuk dikonsumsi dalam bentuk makanan dan minuman.

Calon pembeli terlihat antre di gerai-gerai penjualan minuman infus daun ganja, permen dan produk lainnya.

Baca Juga: Standby 24 Jam, Ini WA Center Layanan Jemaah Haji 1443 H Kemenag

Para pendukung tanaman itu menyambut baik reformasi di Thailand yang selama ini dikenal reputasinya sebagai negara yang memberlakukan undang-undang anti narkoba secara tegas.

"Setelah COVID, ekonomi anjlok, kami betul-betul memerlukan hal ini," kata Chokwan Kitty Chopaka, pemilik toko permen karet ganja.

Thailand, yang memiliki tradisi memakai ganja untuk meredakan nyeri dan pegal-pegal, sudah melegalkan ganja untuk pengobatan pada 2018.

Baca Juga: Masa Pandemi COVID-19, Pusat Kesehatan Haji: PPIH Harus Disiplin Pakai APD di Arab Saudi

Pemerintah, yang mengandalkan ganja sebagai tanaman komersial, berencana memberikan satu juta bibit tanaman ganja agar petani terdorong untuk menanamnya.

Halaman:

Editor: Lucky Edwar

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PBB Puji Mesir Redakan Konflik Israel dan Gaza

Senin, 8 Agustus 2022 | 15:39 WIB

Korsel Ciptakan Tato Pemantau Kesehatan

Senin, 8 Agustus 2022 | 11:23 WIB
X