• Senin, 8 Agustus 2022

KIA Atur Undang-undang Cuti Melahirkan

- Jumat, 10 Juni 2022 | 14:45 WIB
Ilustrasi rancangan undang-undang mengenai cuti bagi ibu yang setelah melahirkan (unsplash)
Ilustrasi rancangan undang-undang mengenai cuti bagi ibu yang setelah melahirkan (unsplash)

KETIKNEWS.ID,-- Rancangan Undang-Undang (RUU) Kesejahteraan Ibu dan Anak (KIA) mengatur tentang kewajiban perusahaan memberikan cuti melahirkan selama enam bulan bagi ibu yang bekerja.

"Mengatur terkait cuti melahirkan paling sedikit enam bulan dan waktu istirahat 1,5 bulan atau sesuai dengan surat keterangan dokter kandungan atau bidan jika mengalami keguguran bagi ibu yang bekerja," ujar Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI Abdul Wahid dalam acara Rapat Pleno Badan Legislasi DPR RI tentang Harmonisasi RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak yang diikuti di Jakarta, Kamis (9/6/2022).

Menurut Wahid, seorang ibu juga memiliki hak untuk mendapatkan perlakuan khusus pada fasilitas, sarana dan prasarana umum.

Baca Juga: Ridwan Kamil Beri Penjelasan Ilmiah Kenapa Jasad Eril Utuh

Ia mengatakan, seorang ibu berhak mendapatkan pendidikan perawatan, pengasuhan (parenting), dan tumbuh kembang anak.

Selain itu, dalam RUU KIA juga ditambahkan tentang hak anak untuk mendapatkan ASI eksklusif dan penanaman nilai keimanan.

"Menambahkan hak anak untuk mendapatkan air susu ibu eksklusif dan mendapatkan penanaman nilai keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai agamanya dan kepercayaannya," tutur Wahid.

Baca Juga: Disdagin Kota Bandung: Cuaca Jadi Faktor Harga Sembako Naik

Badan Legislasi DPR RI menyetujui hasil harmonisasi RUU KIA untuk dibahas lebih lanjut dalam pembicaraan bersama pemerintah.

Halaman:

Editor: Lucky Edwar

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Imbas Blokir Paypal Cs, Kominfo akan Digugat

Senin, 8 Agustus 2022 | 17:44 WIB

Doni Salmanan Tipu 25.000 Orang untuk Daftar Quotex

Kamis, 4 Agustus 2022 | 15:17 WIB

7 Filosofi Logo HUT ke-77 RI 17 Agustus 2022

Rabu, 3 Agustus 2022 | 18:54 WIB
X