• Jumat, 9 Desember 2022

Aktivis Pembela LGBT di Jepang Terpukul dengan Putusan Pengadilan Osaka

- Senin, 20 Juni 2022 | 15:26 WIB
Ilustrasi Larangan pernikahan sesama jenis (Paxels.com)
Ilustrasi Larangan pernikahan sesama jenis (Paxels.com)

KETIKNEWS.ID,-- Pengadilan Osaka, Jepang pada Senin memutuskan bahwa larangan pernikahan sesama jenis tidak melanggar konstitusi.

Putusan itu menjadi pukulan telak bagi aktivis pembela hak LGBT (lesbian, gay, biseksual dan transgender) di Jepang, satu-satunya negara G7 yang tidak mengizinkan orang-orang sesama jenis untuk menikah.

Tiga pasangan sesama jenis telah melayangkan gugatan di pengadilan distrik Osaka, tetapi hanya satu yang berlanjut ke pengadilan.

Baca Juga: Belanda Kenalkan Mobil Tenaga Surya Pertama di Dunia

Selain menolak klaim bahwa larangan itu bertentangan dengan konstitusi Jepang, pengadilan juga menolak tuntutan ganti rugi senilai 1 juta yen (sekitar Rp110 juta).

Putusan tersebut membuyarkan harapan para aktivis yang menekan pemerintah Jepang untuk mengatasi persoalan itu.

Sebelumnya pada Maret 2021 pengadilan Sapporo memutuskan untuk mendukung klaim bahwa larangan pernikahan sejenis melanggar konstitusi.

Baca Juga: Rusia Klaim Empat Tentara Bayaran Korea Selatan untuk Ukraina Terbunuh di Medan Tempur

Konstitusi Jepang menyatakan bahwa pernikahan didasarkan pada "kesepakatan bersama dari kedua jenis kelamin".

Halaman:

Editor: Lucky Edwar

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Elon Musk Sebut Apple akan Blokir Twitter dari App Store

Selasa, 29 November 2022 | 11:13 WIB
X