• Senin, 27 Juni 2022

Kemenparekraf Sediakan Panduan untuk Pelaku Usaha Pariwisata dan Ekonomi Halal

- Rabu, 22 Juni 2022 | 13:37 WIB
Menparekraf Dukung Pengembangan Wisata Halal di Bangkalan (Dok.kemenparekraf)
Menparekraf Dukung Pengembangan Wisata Halal di Bangkalan (Dok.kemenparekraf)

KETIKNEWS.ID,-- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan telah menyusun kebijakan terkait pariwisata halal yang disediakan oleh pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif merespons besarnya potensi wisata halal (ramah muslim) di Indonesia.

Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan, kebijakan itu telah disusun dalam bentuk panduan yang dapat diikuti pengelola destinasi dan sentra ekonomi kreatif di daerah dalam menghadirkan layanan tambahan ramah muslim (wisata halal).

Wisata halal bukan berarti islamisasi wisata atraksi, melainkan memberikan layanan tambahan yang terkait dengan fasilitas, turis, atraksi, dan aksesibilitas untuk memenuhi pengalaman dan kebutuhan para wisatawan muslim.

Baca Juga: Nikita Mirzani Datangi Propam Mabes Polri Setelah Rumahnya Digrebek Polisi

"Kita akan terus tingkatkan jumlah layanan tambahan bagi para wisatawan khususnya untuk wisata halal ini. Kami telah menyusun kebijakan ini dan dalam waktu singkat kami akan menerbitkan panduan untuk destinasi tambahan. Karena selain dari destinasi unggulan seperti Sumatra Barat, Aceh, dan beberapa destinasi lainnya di Jawa Barat dan Kalimantan Selatan, ada juga seperti Madura yang ingin mengembangkan destinasi pariwisata halalnya," jelas Menparekraf Sandiaga Uno.

Data menunjukkan pada 2019, umat Islam di seluruh dunia menghabiskan total 2,02 triliun dolar AS untuk belanja makanan, kosmetik farmasi, fesyen, travel, dan rekreasi.

Pasar muslim global diperkirakan akan tumbuh hingga 2,4 triliun dolar AS pada tahun 2024. Sejumlah pengeluaran terbesar bagi konsumen muslim adalah pada makanan dan minuman halal.

Baca Juga: Sebut Tanah Melayu, Mantan PM Malaysia Klaim Kepulauan Riau Adalah Milik Negeri Jiran

Dalam pemeringkatan Global Muslim Travel Index (GMTI) tahun 2022, Indonesia sendiri berhasil menempati posisi kedua. Naik dua peringkat dari sebelumnya di posisi keempat pada tahun 2021.

Halaman:

Editor: Lucky Edwar

Sumber: Kemenparekraf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

MUI Tetapak Vaksin Merah Putih Suci dan Halal

Senin, 27 Juni 2022 | 14:41 WIB
X