• Minggu, 3 Juli 2022

PN Surabaya Sahkan Pernikahan Beda Agama, Legoslator: Cederai UU Perkawinan

- Rabu, 22 Juni 2022 | 14:38 WIB
Anggota Komisi VIII DPR RI KH. Muslich Zainal Abidin. (Istimewa)
Anggota Komisi VIII DPR RI KH. Muslich Zainal Abidin. (Istimewa)

KETIKNEWS.ID,-- Anggota Komisi VIII DPR RI KH. Muslich Zainal Abidin menyoroti keputusan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya yang mengesahkan pernikahan beda agama pasangan Islam dan Kristen.

Menurutnya, keputusan PN tersebut tidak dapat dibenarkan karena telah mencederai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

“Pernikahan tersebut tidak sah karena UU Perkawinan di Indonesia yang berlaku pernikahan beda agama dianggap tidak sah oleh hukum kecuali salah satu pihak mengikuti agama pihak lainnya,” kata Muslich, dalam keterangan pers, Rabu 22 Juni 2022.

Baca Juga: Malaysia Diminta Klaim Kepulauan Riau, DPR Kritik Pernyataan Mahathir Mohamad

Dikatakan Muslich, Kompilasi Hukum Islam juga telah mengatur perkawinan antar pemeluk agama.

Pasal 40 huruf (c) Kompilasi Hukum Islam menyatakan bahwa dilarang melangsungkan perkawinan seorang pria dengan seorang wanita yang tidak beragama Islam.

“Setiap warga negara harus tunduk dan patuh pada perundang-undangan yang berlaku, pada Pancasila dan UUD 1945. Oleh karena itu, setiap orang harus menjadikan agama sebagai landasan dasar dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara,” terang Muslich.

Baca Juga: Nikita Mirzani Datangi Propam Mabes Polri Setelah Rumahnya Digrebek Polisi

Lebih lanjut legislator dapil Jawa Tengah VI tersebut menjelaskan bahwa peraturan soal pernikahan di Indonesia dalam Pasal 2 ayat 1 UU Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan menyebutkan perkawinan adalah sah apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agama dan kepercayaannya itu.

Halaman:

Editor: Riedha Adriyana

Sumber: Parlementaria

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Penerapan ETLE Telah Dilakukan di Tiga Provinsi

Kamis, 30 Juni 2022 | 12:37 WIB

MUI Siapkan Fatwa Penggunaan Ganja untuk Medis

Rabu, 29 Juni 2022 | 09:21 WIB
X