• Minggu, 3 Juli 2022

Wakil Presiden Ma'ruf Amin: Khilafatul Muslimin Menyimpang!

- Kamis, 23 Juni 2022 | 17:05 WIB
Wakil Presiden Ma'ruf Amin menegaskan gagasan khilafah yang diusung kelompok Khilafatul Muslimin menyimpang dari sistem bernegara dan NKRI. (Instagram Ma'ruf Amin)
Wakil Presiden Ma'ruf Amin menegaskan gagasan khilafah yang diusung kelompok Khilafatul Muslimin menyimpang dari sistem bernegara dan NKRI. (Instagram Ma'ruf Amin)


KETIKNEWS.ID,-- Wakil Presiden Ma'ruf Amin menegaskan, gagasan khilafah yang diusung kelompok Khilafatul Muslimin menyimpang dari sistem bernegara yang telah disepakati di Indonesia.

Penegasan tersebut, disampaikan Ma'ruf Amin dalam video yang diterbitkan BPMI Setwapres usai meresmikan Gedung Pusat Studi Islam dan Bahasa Arab (PUSIBA), Rabu (22/6).

"Responsnya, dia (khilafatul Muslimin) itu menyimpang. Karena kita di Indonesia sudah ada kesepakatan. Saya sebutnya kesepakatan nasional," kata Ma'ruf Amin.

Ma'ruf Amin kembali menegaskan, kelompok yang mengusung khilafah di Indonesia menyalahi kesepakatan struktural yang telah dibuat oleh para pendiri bangsa terdahulu. Yakni negara yang berdasarkan Republik dan NKRI.

"Bahwa negara kita itu negara Republik dan NKRI itu sudah final," ujarnya.

Ma'ruf Amin pun berharap berbagai kegiatan yang dilakukan oleh organisasi Khilafatul Muslimin bisa dihentikan.

Baca Juga: Tiga Jenderal NII Divonis 4,5 Tahun Penjara Kasus Makar

"Karena itu ya terpaksa dihentikan dan dilakukan juga, kegiatannya terus disetop dan tentu mereka diperbaiki, direhabilitasi," katanya.

Saat ini, kepolisian telah menangkap sejumlah anggota Khilafatul Muslimin di berbagai daerah. Operasi penangkapan dilakukan usai pawai kebangkitan khilafah di Jakarta Timur beberapa waktu lalu.

Polisi pun menemukan sekolah yang terafiliasi Khilafatul Muslimin. Pihak kepolisian mengklaim, sekolah-sekolah tersebut mengajarkan ideologi khilafah untuk menggantikan Pancasila.

Halaman:

Editor: Lucky Edwar

Sumber: BPMI Setwapres

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Penerapan ETLE Telah Dilakukan di Tiga Provinsi

Kamis, 30 Juni 2022 | 12:37 WIB

MUI Siapkan Fatwa Penggunaan Ganja untuk Medis

Rabu, 29 Juni 2022 | 09:21 WIB
X