• Minggu, 26 Juni 2022

Tidak Bergabung dengan Rezim Sanksi Internasional Terhadap Rusia, Zelensky Kesal ke Israel

- Jumat, 24 Juni 2022 | 12:41 WIB
Volodymyr Zelensky merasa kecewa terhadap Israel (rfi.fr)
Volodymyr Zelensky merasa kecewa terhadap Israel (rfi.fr)

KETIKNEWS.ID,-- Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyesalkan, Israel tidak bergabung dengan rezim sanksi internasional terhadap Rusia.

Ia menyayangkan Israel belum mengizinkan masuk bebas visa bagi pengungsi yang melarikan diri dari invasi Rusia.

“Ketika pemerintah memberlakukan sanksi terhadap Rusia, ini bukan tentang uang atau bisnis. Ini tentang nilai-nilai dan keamanan umum. Ini tentang semua orang yang mau menghancurkan bangsa lain dimintai pertanggungjawaban. Jepang, Australia dan banyak negara lain telah bergabung [rezim sanksi]. Banyak negara Eropa bertindak bersama dengan kami melawan agresi Rusia,” ujar Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky kepada mahasiswa di Universitas Ibrani Yerusalem dalam pidato video khusus, Kamis (23/6/2022) dilansir dari The Jerussalem Post.

Baca Juga: Tambahan Kuota Haji sebanyak 10.000 diberikan Arab untuk Indonesia, Dianggap Seperti Tradisi

Zelensky mengaku memahami bahwa ini bukanlah situasi yang sederhana. Mengingat militer Rusia ditempatkan di seberang perbatasan utaranya di Suriah.

Namun, situasinya tidak berbeda di Polandia yang juga terancam oleh Rusia. Polandia memberi kami dukungan logistik penting dan menampung 2,5 juta orang.

Luksemburg, negara berpenduduk 600.000 orang, telah memberikan Ukraina 15% dari anggaran pertahanannya dan menyebut negara-negara Baltik telah mengirim senjata.

“Kami juga ingin mendapatkan dukungan dari pemerintah Anda. Israel telah menghentikan rezim ‘bebas visa’, dan hal itu dilakukan hari-hari ini, sekarang,” ujar Zelensky.

Baca Juga: Siap Berlaga, Kota Bandung Optimis Juara Porprov Jabar

Halaman:

Editor: Lucky Edwar

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X