• Minggu, 14 Agustus 2022

MUI: Ganja Hukumnya Haram, Namun Boleh Asalkan dengan Syarat dan Kondisi Tertentu

- Kamis, 30 Juni 2022 | 11:19 WIB
Ilustrasi. Wapres Ma'aruf Amin minta fatwa MUI soal penggunaan ganja medis. (Pixabay)
Ilustrasi. Wapres Ma'aruf Amin minta fatwa MUI soal penggunaan ganja medis. (Pixabay)

KETIKNEWS.ID,-- Wakil Presiden Ma'ruf Amin berharap Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyiapkan fatwa tentang penggunaan ganja untuk kebutuhan medis. Ini untuk menindaklanjuti pro dan kontra penggunaan ganja untuk kebutuhan medis dari sudut pandang fikih.

Ketua Bidang Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh mengatakan, akan melakukan kajian secara komprehensif untuk menggali perspektif keagamaan terhadap penggunaan ganja untuk kebutuhan medis.

Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika mengatur ganja termasuk jenis narkotika Golongan I yang tidak bisa digunakan untuk kepentingan kesehatan.

Baca Juga: Selain Vaksinasi PMK, Hewan yang Dinyatakan Sehat Akan Diberi Pembeda, Ini Tandanya...

Hingga saat ini, MUI belum menerima pertanyaan maupun permohonan fatwa secara resmi dari para pihak terkait terhadap masalah penggunaan ganja untuk kepentingan medis.

Dalam Islam, setiap yang memabukkan hukumnya haram, entah sedikit maupun banyak.

"Ganja termasuk barang yang memabukkan. Karenanya mengonsumsi ganja hukumnya haram karena memabukkan dan membahayakan kesehatan," ujar Niam, dilansir dari Antara.

Baca Juga: Papua Tambah 3 Provinsi dan Ibu Kota Baru

Namun, jika ada kebutuhan yang dibenarkan secara syariah, bisa saja penggunaan ganja dibolehkan dengan syarat dan kondisi tertentu. Maka, perlu ada kajian mendalam mengenai ihwal manfaat ganja tersebut.

Halaman:

Editor: Lucky Edwar

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Imbas Blokir Paypal Cs, Kominfo akan Digugat

Senin, 8 Agustus 2022 | 17:44 WIB

Doni Salmanan Tipu 25.000 Orang untuk Daftar Quotex

Kamis, 4 Agustus 2022 | 15:17 WIB
X