• Kamis, 1 Desember 2022

Sydney Darurat Banjir, Pemerintah Imbau Puluhan Ribu Warganya Mengungsi

- Senin, 4 Juli 2022 | 13:41 WIB
Banjir yang menerjang wilayah Sydney yang menyebabkan warganya harus mengungsi (Facebook/New South Wales)
Banjir yang menerjang wilayah Sydney yang menyebabkan warganya harus mengungsi (Facebook/New South Wales)

KETIKNEWS.ID,-- Pemerintah Australia menyerukan perintah evakuasi bagi ribuan penduduk Sydney setelah hujan tanpa henti membanjiri beberapa area pinggiran di kota terbesar Australia itu, Senin (4/7/2022).

Para pejabat Australia memperingatkan warga Sydney akan cuaca yang lebih parah selama 12 jam ke depan. Cuaca bertekanan rendah yang intens di lepas pantai timur Australia diperkirakan akan membawa lebih banyak hujan lebat hingga Senin di seluruh wilayah selatan New South Wales.

Biro Meteorologi (BoM) Australia mengatakan, hujan dengan curah sekitar 100 milimeter (mm) bisa turun dalam 24 jam ke depan di wilayah yang luas di New South Wales, dari Newcastle ke selatan Sydney, yakni dengan jarak lebih dari 300 kilometer.

Baca Juga: Hadapi Lonjakan Wisatawan Liburan Sekolah, Disbudpar Kota Bandung: Tetap Terapkan Prokes

"Kami memperkirakan hujan akan turun lagi mulai sore ini," kata Ahli Meteorologi BoM Jonathan How, dilansir dari Antara lewat Reuters.

Hujan dengan curah lebih dari 200 mm telah turun di banyak daerah, dengan beberapa di antaranya mencapai 350 mm sejak Sabtu.

Cuaca liar itu dapat memicu banjir bandang dan tanah longsor. Kapasitas air di daerah aliran sungai sudah mendekati penuh setelah adanya fenomena La Nina yang mendominasi pantai timur Australia selama dua tahun terakhir.

Baca Juga: Berkenalan dengan 'Cerita Bandung', Menyelisik Sejarah Kota Bandung Lewat Walking Tour

Fenomena La Nina biasanya terkait dengan peningkatan curah hujan.

Halaman:

Editor: Lucky Edwar

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Elon Musk Sebut Apple akan Blokir Twitter dari App Store

Selasa, 29 November 2022 | 11:13 WIB
X