• Sabtu, 1 Oktober 2022

Ramai Isu Penyelewengan Dana Umat, Presiden ACT: Kami Telah Memangkas Gaji para Petinggi

- Selasa, 5 Juli 2022 | 17:59 WIB
Konferensi pers ACT - Ramai Isu Penyelewengan Dana Umat, Presiden ACT: Kami Telah Memangkas Gaji para Petinggi. (YouTube/ACT TV)
Konferensi pers ACT - Ramai Isu Penyelewengan Dana Umat, Presiden ACT: Kami Telah Memangkas Gaji para Petinggi. (YouTube/ACT TV)

KETIKNEWS.ID,-- Media sosial dihebohkan dengan pemberitaan terkait lembaga filantropi Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang diduga melakukan penyelewengan dana umat.

Netizen menyerukan tagar 'aksi cepat tilep' dan 'jangan percaya ACT' di media sosial Twitter sejak Senin kemarin.

Hal itu merujuk pada laporan investigasi Tempo yang menemukan dugaan penyelewengan dana umat yang dilakukan oleh ACT.

Besaran gaji menjadi salah satu tajuk yang membuat masyarakat mempertanyakan kredibilitas organisasi tersebut.

Baca Juga: Waspada Penyakit Saluran Pernafasan, Dokter Imbau Jemaah Haji Disiplin Pakai Masker

Dalam laporan itu menyebutkan bahwa gaji Ketua Dewan Pembina ACT disebut-sebut menerima gaji sekitar Rp250 juta.

Sedangkan pejabat di bawahnya seperti Senior Vice Presiden menerima sekitar Rp150 juta, Vice Presiden Rp80 juta, direktur eksekutif Rp50 juta, dan direktur Rp30 juta per bulan.

Menanggapi ramainya pemberitaan itu, ACT memberikan tanggapan yang disampaikan oleh Presiden ACT Ibnu Khajar.

Menurut Ibnu, ACT telah memangkas besaran gaji serta operasional bagi para petingginya dalam upaya pembenahan dan restrukturisasi organisasi sejak Januari 2022.

Halaman:

Editor: Riedha Adriyana

Sumber: Antara

Tags

Terkini

X