Simak! Berikut 3 Kategori Fatwa MUI tentang Hukum Hewan Kurban Saat Wabah PMK

- Kamis, 7 Juli 2022 | 10:55 WIB
Ilustrasi - Simak! Berikut3 Kategori Fatwa MUI tentang Hukum Hewan Kurban Saat Wabah PMK. (Unplash/Alwi Hafizt)
Ilustrasi - Simak! Berikut3 Kategori Fatwa MUI tentang Hukum Hewan Kurban Saat Wabah PMK. (Unplash/Alwi Hafizt)

KETIKNEWS.ID,-- Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa hukum dan panduan pelaksanaan ibadah kurban saat kondisi wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

PMK merupakan penyakit hewan yang disebankan oleh virus yang sangat menular dan menyerang hewan berkuku genap/belah seperti sapi, kerbau dan kambing.

Berdasarkan Fatwa Nomor 32 Tahun 2022 tentang Hukum dan Panduan Pelaksanaan Ibadah Kurban saat Kondisi Wabah Penyakit Mulut dan Kuku, hukum hewan kurban yang terkena wabah PMK dibagi menjadi tiga kategori.

Baca Juga: Netflix Siapkan Spin-off Stranger Things

1. Sah

Hewan kurban akan dinyatakan sah untuk digunakan jika mengalami gejala klinis dengan kategori ringan seperti kondisi lesu, tidak nafsu makan, mengeluarkan air liur yang berlebih, serta mengalami pelepuhan ringan pada celah kuku.

Namun, dapat disembuhkan dengan pengobatan agar tidak terjadi infeksi dan pemberian vitamin atau herbal untuk menjaga daya tahan tubuh dalam waktu 4-7 hari.

Adapun untuk hewan yang pernah menderita PMK dengan kategori berat, masih dapat dinyatakan sah untuk dijadikan sebagai hewan kurban jika telah sembuh dari PMK dalam rentang waktu kurban, yakni pada 10 hingga 13 Dzulhijah.

Baca Juga: 3 Kafe Bernuansa Pantai di Kota Bandung, Cocok Buat Kamu yang Rindu Suasana Pantai

Halaman:

Editor: Riedha Adriyana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jokowi Teken Perpres Soal Gaji Otorita IKN

Jumat, 3 Februari 2023 | 08:17 WIB

Dinilai Curhat, JPU Tolak Pleidoi Kuat Maruf

Jumat, 27 Januari 2023 | 16:20 WIB

DPR Ikut Sidang Gugatan Pemilu 2024

Jumat, 27 Januari 2023 | 15:53 WIB
X