• Sabtu, 1 Oktober 2022

Anak Kiai Jadi Tersangka Pencabulan, Kemenag Cabut Izin Pesantren Shiddiqiyyah Jombang

- Kamis, 7 Juli 2022 | 19:16 WIB
Kemenag mencabut izin operasional Pesantren Majma’al Bahrain Shiddiqiyyah, Jombang karena adanya dugaan pelecehan MSAT pada santriwati. (Instagram @ineysya)
Kemenag mencabut izin operasional Pesantren Majma’al Bahrain Shiddiqiyyah, Jombang karena adanya dugaan pelecehan MSAT pada santriwati. (Instagram @ineysya)

KETIKNEWS.ID,-- Kementerian Agama mencabut izin operasional Pesantren Majma’al Bahrain Shiddiqiyyah, Jombang, akibat adanya dugaan kasus pelecehan seksual yang dilakukan MSAT (42) terhadap santrinya.

Melansir Antara, tersangka Moch Subchi Azal Tsani atau MSAT (42) merupakan anak dari kiai pemilik Pesantren Majma’al Bahrain Shiddiqiyyah, Jombang, Jawa Timur.

Keputusan tersebut disampaikan Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama, Waryono, melalui keterangan tertulis, Kamis (7/7).

Baca Juga: Kemensos Cabut Izin PUB Yayasan ACT

"Sebagai regulator, Kemenag memiliki kuasa administratif untuk membatasi ruang gerak lembaga yang di dalamnya diduga melakukan pelanggaran hukum berat," terang Waryono.

Selain itu, pihak pesantren pun dinilai menghalangi proses hukum. Waryono mengatakan pencabulan bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga perilaku yang dilarang agama.

Kini nama MSAT telah ditetapkan masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). 

"Kemenag mendukung penuh langkah hukum yang telah diambil pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut," tegas Waryono.

Baca Juga: Dugaan Penyelewengan Dana Umat oleh ACT, Polri: Masih Tahap Penyelidikan

Halaman:

Editor: Lucky Edwar

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X