• Kamis, 1 Desember 2022

Australia Dilanda Gelombang Ketiga COVID-19, Sektor Usaha Diminta WFH

- Rabu, 20 Juli 2022 | 16:10 WIB
Ilustrasi - Australia Dilanda Gelombang Ketiga COVID-19, Sektor Usaha Diminta WFH. (Foto Dok. Pixabay)
Ilustrasi - Australia Dilanda Gelombang Ketiga COVID-19, Sektor Usaha Diminta WFH. (Foto Dok. Pixabay)

KETIKNEWS.ID,-- Australia saat ini menghadapi gelombang ketiga COVID-19 yang dipicu oleh subvarian BA.4 dan BA.5 yang sangat cepat mendesak.

Oleh karena itu, pemerintah mendesak sektor usaha untuk mengizinkan karyawan bekerja dari rumah, menganjurkan pemakaian masker di dalam ruangan dan meminta warga segera mendapatkan suntikan vaksin penguat (booster).

Melansir dari REUTERS via ANTARA, lebih dari 300.000 kasus tercatat selama tujuh hari terakhir, bahkan ketika otoritas mengatakan jumlah sebenarnya bisa berlipat ganda.

"Kita perlu melakukan beberapa hal secara berbeda, setidaknya untuk waktu yang singkat," kata Kepala Medis Australia Paul Kelly kepada Radio ABC pada Rabu.

Baca Juga: Instalasi Keamanan bagi Siswa dengan Berjalan Kaki, Kota Bandung Hadirkan 'Rute Aman Selamat Sekolah'

Dia memperkirakan jumlah orang yang dirawat di rumah sakit akan segera mencapai titik tertinggi sepanjang masa.

"Kami tahu bahwa bekerja dari rumah adalah bagian yang sangat penting untuk menghentikan apa yang kami sebut penyebaran makro," ujar Kelly.

Sekitar 5.300 warga Australia saat ini dirawat di rumah sakit karena menderita COVID-19. Jumlah tersebut mendekati rekor 5.390 pasien yang tercatat pada Januari selama wabah BA.1, berdasarkan data resmi pemerintah.

Jumlah orang yang dirawat di negara bagian Queensland, Tasmania, dan Australia Barat sudah mencapai angka tertinggi sejak pandemi dimulai.

Halaman:

Editor: Riedha Adriyana

Sumber: Reuters, Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Elon Musk Sebut Apple akan Blokir Twitter dari App Store

Selasa, 29 November 2022 | 11:13 WIB
X