• Kamis, 1 Desember 2022

Sejumlah Pengusaha di Thailand Akui Legalisasi Ganja Nonmedis Sangat Diuntungkan

- Rabu, 27 Juli 2022 | 12:30 WIB
illustrasi - Pengusaha di Thailand Akui Legalisasi Ganja Nonmedis Sangat Diuntungkan. (pexel.com)
illustrasi - Pengusaha di Thailand Akui Legalisasi Ganja Nonmedis Sangat Diuntungkan. (pexel.com)

KETIKNEWS.ID,-- Sejumlah pengusaha di Thailand mengakui diuntungkan dengan berbagai produk yang mengandung ganja.

Produk ini di antara lain, seperti pasta gigi, teh, sabun, dan makanan ringan.

Sebelumnya, diketahui pemerintah setempat melegalkan ganja untuk kepentingan nonmedis tahun ini.

"Ganja memberi saya tidur yang nyenyak dan nyaman," kata Pakpoom Charoenbunna (32) yang membeli minuman mengandung ganja dari penjual teh susu langganannya, seperti dikutip dari Reuters, Rabu, 27 Juli 2022.

Thailand menjadi negara Asia Tenggara pertama yang melegalkan ganja pada 2018 untuk penggunaan medis dan penelitian.

Baca Juga: 5 Cara Bersihkan Peralatan Make Up agar Tidak Timbulkan Masalah Kulit

Bulan lalu, Thailand tidak lagi memperlakukan ganja sebagai komoditas ilegal. Kebijakan mengeluarkan ganja dari daftar narkotika tersebut telah mendorong lebih banyak penggunaan untuk tujuan rekreasional.

Secara resmi, produk komersial yang disetujui oleh regulator makanan dan obat-obatan dapat mengandung kanabidiol (CBD), bahan kimia dalam ganja yang tidak membuat penggunanya mabuk.

Namun, regulator membatasi kandungan tetrahidrokanabinol (THC), bahan aktif yang membuat penggunanya mabuk, dalam produk ganja hanya 0,2 persen.

Halaman:

Editor: Riedha Adriyana

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Elon Musk Sebut Apple akan Blokir Twitter dari App Store

Selasa, 29 November 2022 | 11:13 WIB
X