• Sabtu, 1 Oktober 2022

Pemerintah Telusuri Puluhan WNI yang Jadi Korban Perdagangan Manusia di Kamboja

- Kamis, 28 Juli 2022 | 12:47 WIB
Ilustrasi 53 WNI yang menjadi korban perdagangan manusia di Kamboja. (Unsplash / Tim Tebow Foundation)
Ilustrasi 53 WNI yang menjadi korban perdagangan manusia di Kamboja. (Unsplash / Tim Tebow Foundation)

KETIKNEWS.ID,-- Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, memerintahkan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jateng untuk melakukan pengecekan terhadap 53 Warga Negara Indonesia (WNI) yang diduga disekap di Kamboja.

Ganjar mendapat info tersebut dari akun @angelinahui97 yang berkomentar di akun media sosialnya.

“Segera cek @nakertrans.provjateng,” ucapnya.

Kepala Disnakertrans Provinsi Jateng Sakina Rosellasari mengatakan, ke-53 WNI yang disekap di Kamboja tersebut telah mengalami penipuan penempatan tenaga kerja dan merupakan korban tindak pidana perdagangan orang.

Baca Juga: Twitter Nilai Elon Musk Lakukan Pengalihan Isu Untuk Batalkan Pembelian

"Kami langsung menindaklanjuti laporan itu dan mendapat informasi dari WNI atas nama Mohammad Effendy,” ujar Sakina, dilansir dari Antara.

Menurut Sakina, para WNI tersebut dijanjikan akan bekerja sebagai operator, petugas call center (CS), dan bagian keuangan setelah tiba di Kamboja. Namun nyatanya lokasi penempatan tidak sesuai dengan kesepakatan.

"Modus pemberangkatan secara 'unprosedural' dengan menggunakan agensi perseorangan dengan setiap WNI yang berangkat dengan agensi berbeda. Menurut Informasi dari yang bersangkutan bahwa dimungkinkan dalam tiga hari ke depan akan diperdagangkan," tutur Sakina.

Baca Juga: Presiden Jokowi Tawarkan Undangan Kunjungi Indonesia kepada Kaisar Jepang

Halaman:

Editor: Lucky Edwar

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hore! Masa Berlaku Paspor untuk WNI jadi 10 Tahun

Jumat, 30 September 2022 | 15:24 WIB

Akhir Proses Perkara Ferdy Sambo CS

Kamis, 29 September 2022 | 17:53 WIB
X