• Minggu, 14 Agustus 2022

BRIN Ungkap Benda Asing yang Lewati Langit Lampung dan Sumsel

- Senin, 1 Agustus 2022 | 11:04 WIB
Ilustrasi benda asing yang melintasi langit di Lampung dan Sumsel (Pixabay.com / urikyo33)
Ilustrasi benda asing yang melintasi langit di Lampung dan Sumsel (Pixabay.com / urikyo33)

KETIKNEWS.ID,-- Benda asing diduga meteor telah melintas di langit Lampung dan Sumatera Selatan (Sumsel) viral di media sosial. Selain itu, benda asing tersebut juga tampak menyala-nyala seperti mengeluarkan api.

Seorang peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjelaskan jika benda asing tersebut merupakan sampah antariksa CZ5B yang berasal dari roket bekas peluncuran modul stasiun antariksa China yang berbobot sekitar 20 ton dan berukuran 30 meter.

“Terpantau, Indonesia di wilayah Sumatera bagian selatan dan Kalimantan Barat terlintasi pada saat-saat akhir lintasan bekas roket,” tutur Peneliti Senior BRIN Thomas Djamaludin, Senin (1/8/2022) dilansir dari Antara.

Baca Juga: 55 WNI yang Disekap di Kamboja Telah Bebas

Berdasarkan data orbit dari pemantauanspace-track.org, menunjukkan titik jatuh dari sampah antariksa tersebut di barat daya Indonesia. Namun, bisa jadi ada pecahannya yang mungkin tersebar sepanjang lintasan terakhir, orbitnya melintasi Sumatera bagian selatan.

Jika ada penduduk yang melihat objek langit yang jatuh dapat segera melaporkan ke Pusat Riset Antariksa BRIN melalui surat elektronik prantariksa@brin.go.id.

Sementara itu, Kepala Pusat Riset Antariksa BRIN Emanuel Sungging Mumpuni mengatakan, berdasarkan hasil analisis tim Riset Benda Jatuh Antariksa, sampah antariksa itu jatuh di sekitar wilayah selatan Filipina. Sampah antariksa itu berada pada ketinggian 10 kilometer (km) di atas wilayah Sarawak, Malaysia.

Baca Juga: Kominfo Tegaskan Soal Privasi di Media Elektronik Tetap Aman

Proses benda jatuh antariksa juga berhasil direkam oleh pengamat di Lampung melalui Observatorium Astronomi ITERA Lampung (OAIL). Menurut informasi dari Kementerian Sains, Teknologi, dan Inovasi (MOSTI) melalui maklumat tertulis Agensi Angkasa Malaysia (MYSA) pada 31 Juli 2022, serpihan roket yang sama juga terpantau di wilayah Malaysia.

Halaman:

Editor: Lucky Edwar

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X