• Jumat, 9 Desember 2022

Soal Daftar PSE, Kominfo Pastikan Paypal Ikut Daftar dan Penuhi Syarat

- Selasa, 2 Agustus 2022 | 14:23 WIB
kominfo pastikan Paypal daftar PSE (https://instagram.com/paypal)
kominfo pastikan Paypal daftar PSE (https://instagram.com/paypal)

KETIKNEWS.ID,-- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengumumkan telah menormalisasi layanan dari Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) privat asing Yahoo, Steam, Dota, dan CS GO setelah pemilik layanan mendaftarkan PSE ke sistem yang dimiliki Pemerintah.

"Kementerian Kominfo telah berhasil berkomunikasi dengan pengelola Yahoo dan Valve Corp (Steam, CS GO, dan DOTA). Akses terhadap keempat Sistem Elektronik tersebut telah dilakukan normalisasi sejak pukul 08.30 WIB hari ini. Pengguna secara bertahap mulai dapat mengakses layanan keempat PSE tersebut," kata Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi dalam siaran persnya, Selasa.

Sementara itu untuk layanan keuangan Paypal yang sempat menuai kontra dari masyarakat terutama di kalangan warganet, Kementerian Komunikasi dan Informatika telah berkomunikasi dan memastikan layanan Paypal akan mendaftarkan PSE-nya dan memenuhi syarat pendaftaran dengan tepat.

Baca Juga: Kominfo Buka Tender Bid Data Naional Senilai Rp61,3 Miliar

Sebelumnya Paypal masuk ke dalam layanan PSE asing dalam lingkup privat yang tidak terdaftar dan belum memenuhi persyaratan seperti yang tertuang dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika nomor 5 tahun 2020 terkait PSE Lingkup Privat.

Layanan Paypal pun sempat diblokir dan dibuka aksesnya sementara oleh Kementerian Kominfo hingga 5 Agustus mendatang.

Namun saat ini dipastikan Paypal akan mendaftar sehingga dalam waktu dekat layanannya akan dinormalisasi.

"Pihak Paypal telah menyampaikan komitmen untuk melakukan pendaftaran dalam waktu dekat. Kami optimis Paypal akan segera melakukan pendaftaran dalam waktu dekat," kata Dedy.

Pendaftaran PSE lingkup privat menjadi salah satu perbincangan yang hangat dalam dua bulan terakhir sebagai langkah Pemerintah menjaga kedaulatan negara di ruang digital.

Halaman:

Editor: Lucky Edwar

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PBNU Kutuk Keras Insiden Bom Bunuh Diri Astanaanyar

Rabu, 7 Desember 2022 | 16:53 WIB

Sudah Diketuk Palu, DPR RI Resmi Sahkan RKUHP jadi UU

Selasa, 6 Desember 2022 | 14:13 WIB

BNPB: Letusan Gunung Semeru Tidak Sebabkan Tsunami

Senin, 5 Desember 2022 | 16:58 WIB
X