• Kamis, 29 September 2022

Bappenas Sebut Indonesia Akan Rugi Rp544 Triliun Akibat Perubahan Iklim

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 17:07 WIB
Ilustrasi perubahan iklim (Pixabay / ejaugsburg)
Ilustrasi perubahan iklim (Pixabay / ejaugsburg)

KETIKNEWS.ID,-- Direktur Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas Medrilzam menyebutkan potensi kerugian ekonomi Indonesia akibat adanya perubahan iklim mencapai Rp544 triliun sepanjang 2020 sampai 2024. Angka itu bila Pemerintah Indonesia enggan untuk mencegah perubahan iklim lewat intervensi kebijakan.

“Kita lihat potensi hazard yang ada dan setelah dihitung dan dievaluasi potensi kerugian ekonominya mencapai Rp544 triliun,” kata Medrilzam dalam Media Briefing: Measuring The Progress of Low Carbon and Green Economy di Jakarta, Selasa (9/8/2022), melansir Antara.

Medril menuturkan potensi kerugian ekonomi Indonesia tersebut meliputi empat sektor, yaitu pesisir dan laut Rp408 triliun, air Rp26 triliun, pertanian Rp78 triliun dan kesehatan Rp31 triliun.

Baca Juga: 6 Fakta Bosscha yang Muncul di Film Pengabdi Setan 2: Communion

Di Indonesia sendiri sudah terjadi peningkatan intensitas kejadian bencana hidrometeorologi dengan mencapai 5.402 kejadian hanya sepanjang 2021.

Dari 5.402 kejadian bencana alam sepanjang tahun lalu tersebut sebanyak 98 persen sampai 99 persen di antaranya merupakan bencana hidrometeorologi.

Menurut Medril, perubahan iklim ini harus segera diatasi melalui berbagai kebijakan ketahanan iklim yang dinilai akan mampu menghindari potensi ekonomi sebesar Rp281,9 triliun hingga 2024.

Terlebih lagi, baik Indonesia maupun global saat ini memiliki triple planetary crisis yaitu perubahan iklim, polusi dan hilangnya keanekaragaman hayati yang akan mengancam masa depan bumi dan manusia.

Baca Juga: Akibatkan Banjir, Hujan Lebat di Seoul Pecahkan Rekor dalam 80 Tahun Terakhir

Halaman:

Editor: Lucky Edwar

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Akhir Proses Perkara Ferdy Sambo CS

Kamis, 29 September 2022 | 17:53 WIB
X