• Kamis, 1 Desember 2022

Mulai 2024, Pemerintah Korea Selatan Putuskan Kardus Kemasan Paket Akan Gunakan Sistem Reuse

- Rabu, 14 September 2022 | 18:19 WIB
Ilustrasi - reuse atau penggunaan kembali. (net)
Ilustrasi - reuse atau penggunaan kembali. (net)

KETIKNEWS.ID,-- Kardus sekali pakai yang digunakan untuk mengirim atau menerima kiriman telah menybabkan tumpukan sekitar dua juta ton sampah setiap tahunnya.

Oleh sebab itu, pemerintah Korea Selatan memutuskan untuk mendorong penggantian kardus pembungkus paket kiriman dengan kemasan yang dapat digunakan kembali atau reuse.

Pemerintah akan memasok kemasan paket yang dapat digunakan kembali mulai tahun 2024 mendatang.

Baca Juga: Kumpulkan Data Pribadi Tanpa Izin, Korea Selatan Denda Google dan Meta Sebesar 100 Miliar Won

Untuk itu, Kementerian Lingkungan Hidup Korea Selatan telah melakukan proyek percontohan bersama delapan distributor dan perusahaan logistik dalam negeri selama tujuh bulan terakhir sejak Oktober tahun lalu.

Kemasan paket yang dapat digunakan kembali dikumpulkan melalui jaringan distributor-distributor, dan perusahaan logistik mencuci kemasan paket yang telah digunakan untuk kemudian dipasok kembali untuk dapat digunakan lagi sebagai kotak kiriman.

Berdasarkan hasil proyek percontohan tersebut, kementerian mengonfirmasi bahwa meskipun tidak ekonomis, namun pembungkus paket yang dapat digunakan kembali berkontribusi sangat baik bagi lingkungan dan sirkulasi sumber daya.

Baca Juga: Korea Selatan Memungkinkan Akan Alami Twindemic COVID-19 dan Influenza

Dalam setiap kasus penggunaan kemasan paket yang dapat digunakan kembali dilaporkan penurunan hingga 75% emisi gas rumah kaca, bahkan jumlah limbah yang dihasilkan pun berkurang 99,3 persen, atau hampir sama sekali tidak menghasilkan limbah.

Namun, biaya rata-rata pengiriman meningkat 3,9 persen dibandingkan biaya paket pengiriman kemasan sekali pakai, dan ini merupakan tugas yang harus diselesaikan.

Pemerintah terlebih dahulu akan menyediakan standar kemasan paket yang dapat digunakan kembali pada paruh pertama tahun depan dan akan secara aktif memulai penerapannya secara menyeluruh pada 2024.

Editor: Riedha Adriyana

Sumber: Yonhap News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Elon Musk Sebut Apple akan Blokir Twitter dari App Store

Selasa, 29 November 2022 | 11:13 WIB
X