Transisi dari Energi Fosil ke Energi Baru, Presiden Jokowi Tandatangani Inpres Kendaraan Listrik

- Kamis, 15 September 2022 | 12:43 WIB
 Presiden Jokowi Instruksikan penggunaan kendaraan listrik sebagai kendaraan Dinas. ( Instagram / @jokowi)
Presiden Jokowi Instruksikan penggunaan kendaraan listrik sebagai kendaraan Dinas. ( Instagram / @jokowi)

KETIKNEWS.ID,-- Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, menyampaikan keinginan Presiden Joko Widodo untuk mengganti kendaraan dinas menggunakan kendaraan listrik.

Intruksi itu telah presiden tandatangani di Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7/2022 tentang penggunaan kendaraan listrik.

Inpres Nomor 7/2022 yang bernama lengkap Inpres Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) sebagai Kendaraan Dinas Operasional dan/atau Kendaraan Perorangan Dinas Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah itu ditandatangani Presiden Jokowi pada 13 September 2022,” kata Moeldoko, Kamis (15/9/2022) dikutip Antara.

Baca Juga: Jokowi Jumpa Relawan Pendukungnya, Berharap Programnya Tetap bisa Lanjut

Ia menjelaskan, Inpres itu wujud komitmen Jokowi dalam menerapkan transisi energi dari sumber fosil ke energi baru dan terbarukan.

“Untuk mewujudkan desain besar transisi energi, pemerintah memulainya dengan melakukan transisi dan konversi kendaraan konvensional ke kendaraan listrik,” katanya.

Inpres Nomor 7/2022 ditujukan ke seluruh menteri di Kabinet Indonesia Maju, sekretaris kabinet, kepala staf kepresidenan, jaksa agung, panglima TNI, kepala Kepolisian Indonesia, para kepala lembaga pemerintah non-kementerian, para pimpinan kesekretariatan lembaga negara, para gubernur, serta para bupati/wali kota.

Melalui Inpres itu, Jokowi memerintahkan agar setiap menteri hingga kepala daerah menyusun dan menetapkan regulasi untuk mendukung percepatan pelaksanaan penggunaan kendaraan listrik. Jokowi juga menginstruksikan penyusunan alokasi anggaran untuk mendukung program tersebut.

Baca Juga: Dianggap Telah Berkontribusi Besar bagi Kemakmuran, Jokowi akan Dianugerahi Penghargaan 'Global Citizen Award'

Moeldoko mengatakan Inpres 7/2022 akan menjadi modal besar bagi Indonesia untuk menjadi yang terdepan di global dalam transisi energi menuju peradaban yang lebih maju.

“Di saat negara lain berlomba-lomba menyelamatkan dunia dari ancaman perubahan iklim kita jangan hanya jadi penonton. Kita harus jadi aktor utama, dan Inpres ini memberikan semangat untuk mewujudkan itu,” katanya.

Menurut dia, transisi kendaraan konvensional ke listrik juga diharapkan dapat menjadi solusi masalah besarnya subsidi BBM di APBN, dan menjadi upaya menghemat devisa, serta menciptakan kemandirian energi nasional. Selain itu, transisi ke energi listrik juga diharapkan dapat mendorong pencapaian emisi bersih pada 2060.

Baca Juga: Sebagai Sesama Pemimpin Negara, Presiden Jokowi Ungkapkan Belasungkawa Atas Wafatnya Ratu Elizabeth II

Terkait penghematan devisa, dia menyebut penggunaan kendaraan listrik dapat menghemat devisa negara hingga lebih dari Rp2.000 triliun karena akan membantu upaya menurunkan impor BBM.

Halaman:

Editor: Lucky Edwar

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Vivo siap luncurkan Duo Vivo V27 di Tanah Air

Kamis, 23 Maret 2023 | 12:45 WIB
X