• Kamis, 1 Desember 2022

Ilegal, Satpol PP Kota Bandung Larang Pasang Reklame di Kawasan Khusus

- Selasa, 20 September 2022 | 19:30 WIB
Kepala Satpol PP Kota Bandung, Rasdian Setiadi mengatakan, telah menertibkan sejumlah reklame di dua kawasan khusus yakni Jalan Wastukancana dan Jalan Tamansari. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)
Kepala Satpol PP Kota Bandung, Rasdian Setiadi mengatakan, telah menertibkan sejumlah reklame di dua kawasan khusus yakni Jalan Wastukancana dan Jalan Tamansari. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)

KETIKNEWS.ID,-- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung menertibkan sejumlah reklame yang berada di zona khusus dan tematik.

Kepala Satpol PP Kota Bandung, Rasdian Setiadi mengatakan, telah menertibkan sejumlah reklame di dua kawasan khusus yakni Jalan Wastukancana dan Jalan Tamansari.

Kawasan khusus, kata Rasdian, merupakan kawasan yang tidak boleh terdapat reklame.

"Kita akan lanjutkan ke kawasan lain antara lain Cikutra, Dipenogoro, Supratman itu kawasan khusus," kata Rasdian di Balai Kota Bandung, Selasa 20 September 2022.

Baca Juga: Satpol PP Kota Bandung: Jalan Wastukencana akan Bebas dari Reklame Ilegal

Ia mengaku, banyak menemukan reklame tidak berizin atau yang berizin tapi digunakan tidak sesuai peruntukannya. Seperti reklame rokok di kawasan tanpa rokok. Hal itu merujuk pada pelanggaran Perda No 4 Tahun 2021 tentang Kawasan Tanpa Rokok.

"Banyak ditemukan reklame tidak berizin, ada juga reklame rokok yang berada di kawasan tanpa rokok. Kita akan tertibkan karena melanggar Perda No 4 Tahun 2021 tentang kawasan tanpa rokok," katanya.

"Termasuk di kawasan Cihampelas, kita cek 5 titik, 3 tidak berizin dan 2 berizin tapi tidak sesuai peruntukannya. Karena ada reklame rokok di kawasan pendidikan," imbuhnya.

Sebagai wujud keseriusan, Pemkot Bandung telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Reklame yang akan melakukan pengawasan mulai dari hulu hingga hilir.

Halaman:

Editor: Riedha Adriyana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

MUI Jember Keluarkan Fatwa Haram Soal Joget Pargoy

Kamis, 1 Desember 2022 | 09:19 WIB

Pemprov DKI Jakarta Naikan UMP Jadi Rp4,9 Juta

Selasa, 29 November 2022 | 15:19 WIB

Sah! UMP 2023 di Jabar Naik 7,88 Persen Jadi Rp.1,9 Juta

Selasa, 29 November 2022 | 14:54 WIB
X