• Kamis, 1 Desember 2022

Keren, Kota Bandung Jadi Percontohan Penerapan Dashboard E-Monev Kawasan Tanpa Rokok oleh Kemenkes dan WHO

- Rabu, 21 September 2022 | 10:41 WIB
Ilustrasi - Keren, Kota Bandung Jadi Percontohan Penerapan Dashboard E-Monev Kawasan Tanpa Rokok. (Ayobandung.com/Kavin Faza)
Ilustrasi - Keren, Kota Bandung Jadi Percontohan Penerapan Dashboard E-Monev Kawasan Tanpa Rokok. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

KETIKNEWS.ID,-- Pemerinah Kota (Pemkot) Bandung terus berupaya untuk menjamin kesehatan warganya. Salah satunya dengan menghadirkan Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Atas hal itu, Kementerian Kesehatan bersama World Health Organization (WHO) membuat instrumen Dashboard E-monev KTR.

Dashboard itu sebagai instrumen berbasis aplikasi media daring dan selular yang memantau kinerja pemerintah daerah dalam melakukan pengawasan dan penegakan KTR. Termasuk memantau tingkat kepatuhan masyarakat (Individu maupun pengelola tempat) terhadap peraturan KTR.

Baca Juga: Pemkot Bandung Gencarkan Sosialisasi Kawasan Tanpa Rokok

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna menyambut positif dashboard KTR tersebut.

"Kita pun sudah menyiapkan tempat khusus merokok dan itu pasti di luar tidak di dalam ruangan. Kita harus seperti di hotel, kalau kedapatan merokok maka harus bayar. Artinya harus ada sanksi," bebernya.

Di tempat yang sama, Tim P2P KGI Direktorat P2PM Kemenkes, Rindu Rahmiati mengatakan, maksud dari audiensi itu terkait pemanfaatan Dashboard E-Monev KTR. Sesuai amanat UU Kesehatan No 36 Tahun 2009, dimana Pemda wajib menerapkan peraturan KTR.

Baca Juga: Demi Cegah Perokok Anak di bawah Umur, KemenPPPA Minta Larang Peredaran Rokok di Sekitar Sekolah

Menurutnya, dari tahun 2019 hingga saat ini sudah ada 335 kabupaten kota yang memiliki Perda. Namun ternyata dalam implementasinya masih belum optimal.

Halaman:

Editor: Riedha Adriyana

Sumber: Diskominfo Kota Bandung

Tags

Artikel Terkait

Terkini

MUI Jember Keluarkan Fatwa Haram Soal Joget Pargoy

Kamis, 1 Desember 2022 | 09:19 WIB

Pemprov DKI Jakarta Naikan UMP Jadi Rp4,9 Juta

Selasa, 29 November 2022 | 15:19 WIB

Sah! UMP 2023 di Jabar Naik 7,88 Persen Jadi Rp.1,9 Juta

Selasa, 29 November 2022 | 14:54 WIB
X