• Kamis, 1 Desember 2022

Setelah Adanya Kasus Dugaan Suap di MA, Hukum di Indonesia akan Direformasi

- Senin, 26 September 2022 | 16:24 WIB
Presiden Jokowi meminta agar hukum di Indonesia direformasi. (Sekretariat Kabinet)
Presiden Jokowi meminta agar hukum di Indonesia direformasi. (Sekretariat Kabinet)

KETIKNEWS.ID,-- Ditetapkannya Hakim Agung Mahkamah Agung (MA), Sudrajad Dimyati sebagai tersangka kasus dugaan suap di MA, Presiden Joko Widodo meminta sektor hukum di Indonesia direformasi.

"Saya lihat ada urgensi sangat penting untuk mereformasi bidang hukum kita," terang Jokowi dikutip dari Antara.

Meski sudah minta direformasi, Jokowi belum bisa menyampaikan rincian aspek-aspek hukum apa saja yang nantinya direformasi.

Baca Juga: Karena Belum Ditangkap, KPK Minta Hakim Agung Kooperatif jika Tidak Ingin Diburu

Kepala Negara mengaku telah menginstruksikan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD berkenaan upaya itu.

"Jadi silakan tanyakan ke Menko Polhukam," ucapnya.

Selain itu, Jokowi juga siap mengikuti proses hukum yang sedang berjalan di KPK pasca Sudrajad ditetapkan menjadi tersangka.

"Ya yang paling penting kita tunggu proses hukum yang ada di KPK," pungkasnya.

Baca Juga: Sebagai Bentuk Penyelidikan, KPK Geledah Gedung Mahkamah Agung

Halaman:

Editor: Tatan Mulyana

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kemenkop UKM Pecat Dua ASN Pelaku Pemerkosaan Pegawai

Senin, 28 November 2022 | 14:35 WIB
X