• Kamis, 1 Desember 2022

Perlu Diperhatikan! Pajak STNK Mati 5 Tahun akan Dihapus Datanya dari Sistem

- Selasa, 27 September 2022 | 16:23 WIB
Ilustrasi pajak STNK mati 5 tahun akan dihapus datanya. (instagram/@uwinfly.id)
Ilustrasi pajak STNK mati 5 tahun akan dihapus datanya. (instagram/@uwinfly.id)

KETIKNEWS.ID,-- Korlantas Polri merencanakan akan melakukan penghapusan data kendaraan bermotor yang pajaknya mati lebih dari lima tahun.

Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri Brigjen Pol Yusri menjelaskan terkait undang-undang lalu lintas dan angkutan jalan terdapat aturan jika data kendaraan bermotor dapat dilakukan penghapusan.

“Masuk ke ayat 2, yang pertama adalah permintaan dari pemilik kendaraannya sendiri untuk kendaraannya dihapus. Seperti kendaraannya hancur tabrakan, kendaraan yang hilang sudah berapa tahun atau kendaraan yang sudah tidak bisa jalan lagi atau rusak berat,” ujar Yusri.

Baca Juga: Guna Mudahkan Masyarakat, Korlantas Polri akan Pasang Chip di BPKB Elektronik

Yusri menuturkan, bagi pemilik kendaraan yang memiliki kondisi yang disebutkan sebelumnya, jika data kendaraannya tidak dilakukan penghapusan maka akan tetap ada tagihan pajak. Jika tidak ingin ditagih pajak, sebaiknya bagi pemilik kendaraan tersebut menghapus datanya.

“Syaratnya bagaimana? Foto kendaraan tersebut, bawa BPKB-STNKnya kemudian buat pernyataan minta dihapus, nanti distempel dihapus. Inilah untuk bisa membuat data kita valid. Jadi semua terdata dan tagihan sudah tidak ada lagi,” terang Yusri.

Ditambahkannya, data kendaraan juga dapat dihapus oleh petugas dari sistem Electronic Registrasi Dan Identification (ERI) apabila pemiliki kendaraan yang STNK-nya mati lima tahun, kemudian juga tidak membayar pajak selama 2 tahun tidak bayar pajak.

Baca Juga: Korlantas Polri Ajukan Biaya Balik Nama Kendaraan Digratiskan

“Nah jika sudah terhapus bisa tidak daftar lagi? Sudah tidak bisa ya, kendaraannya silahkan saja disimpan,” ucapnya.

Halaman:

Editor: Tatan Mulyana

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kemenkop UKM Pecat Dua ASN Pelaku Pemerkosaan Pegawai

Senin, 28 November 2022 | 14:35 WIB
X