• Sabtu, 10 Desember 2022

Beralih Digitalisasi, Belanja di Pasar Sukatani Kota Depok Bisa Pakai QRIS

- Sabtu, 1 Oktober 2022 | 13:34 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat melakukan monitoring pembayaran nontunai melalui QRIS di Pasar Sukatani Depok, Rabu, 28 September 2022.  (Biro Adpim Jabar)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat melakukan monitoring pembayaran nontunai melalui QRIS di Pasar Sukatani Depok, Rabu, 28 September 2022. (Biro Adpim Jabar)

KETIKNEWS.ID,-- Pasar Sukatani di Kota Depok kini sudah menerapkan pembayaran nontunai melalui QRIS.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengapresiasi digitalisasi Pasar Sukatani di Kota Depok.

"Pasar Sukatani keren, warganya sudah bayar pakai QRIS, belanja tidak harus selalu pakai tunai. Jadi ini contoh pasar yang luar biasa," kata Ridwan Kamil ketika melakukan monitoring ke Pasar Sukatani Depok pasca kenaikan harga bahan bakar minyak, seperti dikutip dari Humas Jabar, Sabtu 1 Oktober 2022.

Baca Juga: Solusi Kenaikan Harga, Pasar Murah Kota Bandung Catatkan Omzet Hingga Rp408 Juta

Menurut Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, digitalisasi saat ini merupakan kebutuhan, termasuk di pasar tradisional. Secara bertahap pasar tradisional di seluruh Jabar ditransformasi menerapkan teknologi digital.

"Zaman sekarang kalau tidak digital ketinggalan. Memang masih ada yang pakai tunai, tapi dua sampai tiga tahun mendatang akan pindah ke digital secara maksimal, termasuk pasar tradisional di Jabar bertahap semua akan digitalisasi," tutur Kang Emil.

Pasar Sukatani memiliki 218 kios/ los dengan 154 pedagang tipe IV. Komoditas yang dikelola UPT Pasar Sukatani Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Depok ini antara lain sembako, sayuran, buah-buahan, makanan siap saji, pakaian, perhiasan, kue, perabot, daging dengan komoditas unggulan ikan tambakan.

Baca Juga: Ridwan Kamil Targetkan Pembangunan Underpass Dewi Sartika Depok Rampung Akhir 2022

Pasar yang meraih juara 1 Lomba Inovasi Pasar Rakyat Se-Kota Depok inipun menjadi pasar rujukan dari Kementerian Perdagangan terkait inovasi pengelolaan pasar.

Halaman:

Editor: Riedha Adriyana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X