• Sabtu, 30 September 2023

Tidak Bertanggung Jawab, Panpel Arema FC Dilarang Berhubungan dengan Sepak Bola Seumur Hidup

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 18:27 WIB
Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris yang disankasi oleh Komdis PSSI (Arema FC)
Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris yang disankasi oleh Komdis PSSI (Arema FC)

KETIKNEWS.ID,-- Imbas dari kericuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris dikenakan sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI yang melarangnya untuk tidak beraktivitas di lingkungan sepak bola seumur hidup.

Ketua Komite Disiplin PSSI, Erwin Tobing menilai jika ketua panitia pelaksana pertandingan telah lalai dalam menjalankan tugasnya terhadap kelancaran pertandingan.

"Kepada saudara ketua panitia pelaksana Abdul Haris, sebagai ketua pelaksana pertandingan tidak boleh beraktivitas di lingkungan sepak bola seumur hidup," kata Erwin.

Baca Juga: Tunjukkan Solidaritas, Galang Dana ARMY Indonesia untuk Tragedi Kanjuruhan Tembus Rp 446 Juta

Erwin menjelaskan, sesungguhnya, seorang panitia pelaksana pertandingan terlebih dalam laga besar antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya tersebut, harus jeli, cermat dan bisa mengantisipasi seluruh kemungkinan yang terjadi.

Menurutnya, dengan adanya tragedi di Stadion Kanjuruhan tersebut, ketua panitia pelaksana dinilai tidak melakukan tugasnya dengan baik, tidak cermat dan gagal mengantisipasi kerumunan orang yang masuk ke lapangan.

"Padahal ada steward. Ada hal-hal yang harus disiapkan, pintu-pintu seharusnya terbuka," ujarnya.

Baca Juga: Imbas Kericuhan di Stadion Kanjuruhan, Klub Arema FC Dikenai 3 Sanksi Oleh Komdis PSSI

Selain memberikan sanksi seumur hidup tidak lagi bisa beraktivitas di lingkungan sepak bola, Komdis PSSI juga menjatuhkan sanksi serupa kepada Security Officer Arema FC, Suko Sutrisno. Suko merupakan orang yang bertanggung jawab untuk mengatur keluar masuknya penonton, termasuk membuka dan menutup pintu stadion.

"Kemudian ada security officer. Orang yang mengatur keluar masuk penonton, pintu. Dia bertanggung jawab terhadap beberapa poin yang harus dilaksanakan tapi tidak terlaksana dengan baik. Ia tidak boleh beraktivitas di lingkungan sepak bola seumur hidup," katanya.

Editor: Tatan Mulyana

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rakernas PDI-P hari ini akan digelar di JIExpo

Jumat, 29 September 2023 | 09:11 WIB

Anak Erick Thohir Curhat Kebiasaan Sang Ayah di Rumah

Minggu, 24 September 2023 | 21:21 WIB

Sah..!! Kaesang Pangarep Resmi Menjadi Kader PSI

Sabtu, 23 September 2023 | 16:10 WIB
X