• Selasa, 29 November 2022

Soroti Tragedi Kanjuruhan Malang, Drummer Seringai Edy Khemod Teringat dengan Tragedi AACC Bandung 2008

- Jumat, 7 Oktober 2022 | 11:31 WIB
Drummer Seringai, Edy Khemod. (instagram.com/edykhemod)
Drummer Seringai, Edy Khemod. (instagram.com/edykhemod)

KETIKNEWS.ID,-- Drummer grup band metal Seringai, Edy Khemod ikut menyoroti tragedi Kanjuruhan Malang.

Diketahui, Polisi mengungkapan jumlah korban meninggal tragedi Kanjuruhan Malang terbaru, sebanyak 131 orang.

Atas kejadian tersebut, Edy Khemod dalam akun Twitternya pun teringat dengan tragedi konser musik di Gedung AACC Bandung pada 2008.

Baca Juga: Terkait Insiden Berdarah Kanjuruhan, Polisi Sudah Ajukan Perubahan Jam Pertandingan ke PT LIB

Edy Khemod membandingkan tragedi Kanjuruhan Malang dengan apa yang terjadi pada 14 tahun silam.

Dalam tragedi konser musik di Gedung AACC Bandung pada Februari 2008 atau lebih dikenal dengan Sabtu Kelabu ini merenggut korban jiwa sebanyak 11 orang.

Dalam insiden Sabtu Kelabu tersebut, perwira polisi dicopot, EO atau panitia penyelenggara ditahan, dan acara musik dihentikan padahal tidak ada kerusuhan yang terjadi.

Berbeda dengan tragedi Kanjuruhan Malang yang memang terjadi kerusuhan.

"Saat tragedi 11 org meninggal di AACC Bandung tahun 2008, perwira polisi dicopot, EO ditahan, dan acara musik dihentikan. Padahal tdk ada kerusuhan. Skrg di kejadian ini, kompetisi dihentikan hanya seminggu? Polisi tdk ada yg tanggung jawab?" kata Edy Khemod.

Halaman:

Editor: Riedha Adriyana

Sumber: Twitter

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kemenkop UKM Pecat Dua ASN Pelaku Pemerkosaan Pegawai

Senin, 28 November 2022 | 14:35 WIB
X