6 Perbedaan Siaran TV Analog dan Digital

- Kamis, 3 November 2022 | 19:35 WIB
Berikut enam perbedaan siaran TV Analog dan TV Digital: biaya, kekuatan sinyal, kualitas gambar, kejernihan suara, jarak frekuensi, dan kemutakhiran teknologi. (Ayosemarang.com/ Vedyana)
Berikut enam perbedaan siaran TV Analog dan TV Digital: biaya, kekuatan sinyal, kualitas gambar, kejernihan suara, jarak frekuensi, dan kemutakhiran teknologi. (Ayosemarang.com/ Vedyana)

KETIKNEWS.ID,-- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) secara resmi menghentikan siaran televisi analog untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) per Rabu (2/11) malam.

Selain Jabodetabek, penghentian siaran televisi analog juga sudah berlangsung di sekitar 43 kabupaten dan kota di Indonesia.

Sementara 173 kabupaten dan kota yang selama ini tidak mendapatkan siaran televisi analog (non-terrestrial) akan langsung beralih ke siaran digital. Lalu, apa perbedaan siaran TV analog dan digital?

Baca Juga: Kominfo Hentikan Siaran TV Analog Jabodetabek per 2 November 2022

Enam Perbedaan TV Analog dan Digital

Pertama, siaran analog menggunakan teknologi lama yang dirancang hanya untuk suara. Sementara siaran digital menggunakan teknologi yang mampu mengirim transmisi suara dan data.

Kedua, pada siaran analog, sinyal yang dipancarkan berupa sinyal analog yang akan ditangkap oleh antena. Siaran digital menggunakan sinyal sistem siaran digital.

Ketiga, siaran analog bergantung pada kedekatan perangkat televisi dengan menara pemancar. Kualitas gambar dan suara siaran analog akan semakin jernih jika perangkat berada semakin dekat dengan pemancar.

Sementara siaran digital, perangkat televisi tidak perlu berada dekat dengan menara pemancar untuk mendapatkan gambar yang bersih dan suara yang jernih.

Halaman:

Editor: Ridwan Alawi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dinilai Curhat, JPU Tolak Pleidoi Kuat Maruf

Jumat, 27 Januari 2023 | 16:20 WIB

DPR Ikut Sidang Gugatan Pemilu 2024

Jumat, 27 Januari 2023 | 15:53 WIB

Terpopuler

X