• Sabtu, 10 Desember 2022

Mahfud MD Pastikan Pemulihan Cepat Rumah Warga Korban Gempa Cianjur

- Rabu, 23 November 2022 | 17:16 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD menyatakan pemulihan rumah warga yang rusak akibat gempa di Cianjur akan ditangani dengan cepat dan tepat oleh Kementerian PUPR. (Gin gin Tigin Ginulur/Beritabaik.id)
Menko Polhukam Mahfud MD menyatakan pemulihan rumah warga yang rusak akibat gempa di Cianjur akan ditangani dengan cepat dan tepat oleh Kementerian PUPR. (Gin gin Tigin Ginulur/Beritabaik.id)

KETIKNEWS.ID,-- Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM (Menko Polhukam), Mahfud MD menyatakan, pemulihan rumah warga yang rusak akibat gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, akan ditangani dengan cepat.

Hal tersebut disampaikan Mahfud MD saat meninjau korban gempa di RSUD Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Rabu (23/11).

Menurutnya baik teknis ataupun bentuk pemulihan rumah rusak itu bakal dijelaskan kemudian oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Baca Juga: Pemerintah Korea Selatan Beri Dana Bantuan 500 Ribu Dolar AS untuk Korban Gempa Bumi Cianjur

Yang jelas, kata dia, dana untuk rekonstruksi dari pemerintah bisa dikucurkan secara cepat.

"Kalau pemerintah kan kalau soal dana bisa cepat asal itung-itungannya tempat dan lokasinya dan administrasi pertanahan ya sudah jelas, itu saya kira nggak terlalu lama seperti waktu kita di Lumajang juga kan dapat juga," kata Mahfud.

Menurutnya tugas pemerintah berserta aparat kini adalah melakukan pencarian korban yang masih hilang. Sesudah itu, kata dia, tugas pemerintah yakni mengembalikan warga atau pengungsi untuk bisa kembali ke rumahnya.

Baca Juga: BNPB Targetkan Pencarian Korban Gempa Cianjur dalam Tiga Hari

"Ini kan harus dipikirkan, ada BNPB dan sebagainya bersama TNI Polri dan lain-lain, dan masyarakat berharap juga terus berpartisipasi seperti sekarang," kata Mahfud.

Ia pun mengaku bakal menyelesaikan masalah warga yang belum tertampung di posko pengungsian dan menciptakan posko penampungan mandiri. Pasalnya, kata dia, Kabupaten Cianjur masih dalam status tanggap darurat bencana.

"Kita sedang masa tanggap darurat sampai beberapa hari, di awal ini kan harus dimaklumi kalau ada yang harus cari sendiri dan kita juga carinya ke mana masih sambil berproses, kalau melihat kekompakan kita pemerintah dan masyarakat berjalan baik," ujarnya dikutip dari Antara.

Baca Juga: PLN Pulihkan 100 Persen Kelistrikan Akibat Gempa Cianjur

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan data per Selasa (22/11), gempa di Cianjur menyebabkan 6.570 rumah rusak ringan, 2.071 rumah rusak sedang, dan 12.640 rumah rusak berat.

Kemudian gempa itu menimbulkan sebanyak 268 korban jiwa. Dari jumlah tersebut 122 jenazah di antaranya sudah teridentifikasi.

Selain itu, ada sebanyak 151 orang yang masih dalam pencarian karena dinyatakan hilang. Kemudian ada sebanyak 1.083 orang mengalami luka-luka dan 58.362 orang dalam pengungsian.***

Editor: Ridwan Alawi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PBNU Kutuk Keras Insiden Bom Bunuh Diri Astanaanyar

Rabu, 7 Desember 2022 | 16:53 WIB
X